Puspitasari, Fidriana Dwi (2025) Disharmoni Sosial Dalam Implementasi Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2024 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di Kabupaten Ponorogo: Tinjauan Konflik Dan Maslahat. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
103210022 - FIDRIANA DWI PUSPITASARI - HTN - NASKAH SKRIPSI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Puspitasari, Fidriana Dwi. 2025. Disharmoni Sosial dalam Implementasi Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2024 Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di Kabupaten Ponorogo: Tinjauan Konflik Dan Maslahat. Skripsi. Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Yudhi Achmad Bashori, M.H.I.
Kata Kunci: Disharmoni Sosial, Implementasi, Peraturan Daerah, Kawasan Tanpa Rokok, Konflik, Maslahat.
Salah satu kewenangan dalam sistem otonomi daerah adalah pembentukan kebijakan daerah. Pemerintah Kabupaten Ponorogo baru saja mengesahkan Perda Nomor 04 Tahun 2024 tentang KTR. Namun, dalam penerapannya kebijakan ini mendapatkan penolakan, terutama dalam sosialisasi oleh Dinas Kesehatan Ponorogo mayoritas kepala desa tidak menyetujuinya. Penolakan ini mencerminkan kurangnya keterlibatan masyarakat dalam penyusunan peraturan daerah, yang berdampak pada tidak terakomodasinya aspirasi mereka. Jika kebijakan ini tidak mempertimbangkan pandangan dari berbagai pihak dan memastikan adanya maslahat, maka dapat memicu konflik sosial yang menghambat efektivitas pelaksanaannya. Dalam hal ini, teori konflik sosial dapat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memicu disharmoni tersebut. Selain itu, penerapan kebijakan ini harus dilihat dari perspektif maslahat, untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana faktor-faktor yang memicu disharmoni sosial antara masyarakat dan pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam penerapan peraturan daerah Kawasan tanpa rokok, serta bagaimana cara penerapan peraturan daerah ini sehingga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakatnya secara luas.
Adapun skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi, dapat disimpulkan bahwa penerapan Perda KTR di Ponorogo berpotensi menimbulkan disharmoni sosial. Hal ini disebabkan oleh kurangnya sosialisasi yang efektif, kepentingan ekonomi pedagang rokok, dan budaya merokok yang sudah mengakar. Banyak masyarakat merasa kebijakan ini diterapkan secara mendadak tanpa penjelasan memadai mengenai tujuan, manfaat, dan detail pelaksanaannya sehingga terkesan memaksa. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah perlu meningkatkan edukasi, melibatkan masyarakat dalam proses kebijakan, menyediakan fasilitas pendukung, dan memastikan penegakan aturan yang adil. Pendekatan kolaboratif dengan penekanan pada manfaat kesehatan jangka panjang diharapkan dapat meningkatkan penerimaan dan kemaslahatan kebijakan ini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Yudhi Achmad Bashori |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 16 May 2025 07:45 |
| Last Modified: | 16 May 2025 07:45 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
