Internalisasi Nilai Multikultural untuk Mengembangkan Sikap Moderat Siswa (Studi Multi Situs di SD Ma’arif Ponorogo dan SD Muhammadiyah Ponorogo)

Musyahid, Musyahid (2025) Internalisasi Nilai Multikultural untuk Mengembangkan Sikap Moderat Siswa (Studi Multi Situs di SD Ma’arif Ponorogo dan SD Muhammadiyah Ponorogo). Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 505230019_MUSYAHID_PASCASARJANA PAI.pdf]
Preview
Text
505230019_MUSYAHID_PASCASARJANA PAI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penanaman nilai-nilai multikultural sejak pendidikan dasar merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter siswa yang moderat, toleran, dan terbuka terhadap perbedaan. Dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk, sekolah dasar memiliki peran penting dalam menginternalisasikan nilai-nilai tersebut guna mencegah tumbuhnya sikap intoleran sejak dini. SD Ma’arif Ponorogo dan SD Muhammadiyah Ponorogo sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, turut berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai multikultural kepada peserta didik. Upaya ini menjadi sangat relevan mengingat pentingnya membentuk generasi yang mampu hidup berdampingan dalam keberagaman sejak dini, maka penelitian ini penting untuk dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi internalisasi nilai-nilai multikultural dalam mengembangkan sikap moderat siswa dan implikasi internalisasi nilai-nilai multikultural dalam mengembangkan sikap moderat di SD Ma’arif Ponorogo dan SD Muhammadiyah Ponorogo.
Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini yakni 14 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, guru PAI, serta perwakilan siswa. Teknik analisis data menggunakan model interaktif oleh Miles, Huberman, dan Saldana melalui proses pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah menerapkan strategi penanaman nilai multikultural secara komprehensif melalui empat pendekatan utama: inculcating, facilitating, modelling, dan skill development. Keduanya mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PAI dan PPKn, membiasakan komunikasi sopan, kerja kelompok, dan menanamkan sikap toleransi serta anti-kekerasan. SD Ma’arif Ponorogo menekankan persatuan dalam keberagaman sosial budaya, sedangkan SD Muhammadiyah Ponorogo menonjolkan pemahaman Islam moderat dan refleksi konflik. Strategi ini berimplikasi pada tumbuhnya sikap moderasi beragama siswa, seperti toleransi, nasionalisme, penolakan kekerasan, dan penghormatan budaya lokal melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. Keterampilan sosial dan komunikasi siswa berkembang melalui kerja kelompok dan diskusi. Budaya sekolah yang inklusif tumbuh melalui integrasi nilai multikultural dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sosial seperti Jum’at Berkah dan gotong royong turut menumbuhkan empati, solidaritas, dan apresiasi terhadap keberagaman budaya. Dengan pendekatan yang khas namun sejalan, kedua sekolah berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter moderat siswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: 1.Nur Kolis 2.M. Miftahul Ulum
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 02 Jun 2025 04:36
Last Modified: 02 Jun 2025 04:36
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32937

Actions (login required)

View Item View Item