Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 3 Ponorogo

Jihan, Tarissa Farah (2025) Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 3 Ponorogo. Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of 502230020_Tarissa Farah Jihan_MPI PASCA.pdf]
Preview
Text
502230020_Tarissa Farah Jihan_MPI PASCA.pdf

Download (948kB) | Preview

Abstract

Jihan, Tarissa Farah, 2025. Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMAN 3 Ponorogo, Tesis, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing: Nur Kolis, Ph.D., Dr. Athok Fu’adi, M.Pd.
Kata Kunci: Peran Komite, Mutu Pendidikan
Komite sekolah SMA Negeri 3 Ponorogo telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas. Komite Sekolah SMA Negeri 3 Ponorogo juga secara aktif terlibat dalam berbagai program sekolah, termasuk memfasilitasi pembangunan ruang kelas melalui kolaborasi dengan instansi pemerintah. Keterlibatan ini tampak nyata dalam mendukung program SICP (Smaga International Class Program) yang tidak hanya fokus pada fasilitas fisik, tetapi juga pada penguatan karakter dan pengembangan kompetensi siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 3 Ponorogo dengan fokus pembahasan: 1. Program komite, 2. Tantangan dalam mengimplementasikan program, 3. Efektivitas peran komite.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dari Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi: pengumpulan data, kondensasi data, peyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite sekolah di SMA Negeri 3 Ponorogo memiliki peran yang signifikan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan: 1) Komite SMA Negeri 3 Ponorogo aktif dalam memberikan pertimbangan terhadap kebijakan sekolah, mendukung pendanaan baik finansial maupun non-finansial, serta mengawasi transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program. Selain itu, komite juga berfungsi sebagai mediator antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun komunikasi yang harmonis. 2) Dalam pelaksanaannya, komite SMA Negeri 3 Ponorogo menghadapi sejumlah tantangan. Sebagai pemberi pertimbangan, kendala yang muncul meliputi kurangnya pemahaman peran, keterbatasan informasi, dan waktu anggota yang terbatas. Sebagai pendukung finansial dan non-finansial, tantangan utama berasal dari beragamnya kondisi ekonomi wali murid serta terbatasnya jaringan dan kapasitas anggota. Dalam peran pengawasan, hambatan muncul dari komunikasi satu arah, rendahnya pemahaman keuangan, serta keterbatasan akses informasi. Sebagai mediator, komite SMA Negeri 3 Ponorogo juga terkendala oleh belum adanya sistem komunikasi yang terstruktur dengan masyarakat. 3) Efektivitas peran komite SMA Negeri 3 Ponorogo terlihat dari kontribusi yang kuat yang tercermin dari tiga dimensi: efektivitas individu, komite aktif memberi masukan hingga mendampingi pelaksanaan kegiatan. Efektivitas kelompok, kerjasama tim komite menyusun program seperti penggalangan dana, dan menjalin kerjasama eksternal. Efektivitas organisasi, sinergi antara komite dan pihak sekolah terjalin dengan baik sehingga mendukung tercapainya peningkatan mutu pendidikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Nur Kolis, Athok Fu'adi
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 10 Jun 2025 02:07
Last Modified: 10 Jun 2025 02:07
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33156

Actions (login required)

View Item View Item