Miftakul, Janah (2025) Moderasi Beragama Pada Masyarakat Banyuwangi Untuk Mewujudkan Harmoni Lintas Agama (Studi Multi Situs Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo dan Desa Seneporejo Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi). Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
505230002_MIFTAKUL JANAH_MPAI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Janah, Miftakul. 2025 .Moderasi Beragama pada Masyarakat Banyuwang untuk Mewujudkan Harmoni Lintas Agama (Studi Multisitus di Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo dan Desa Seneporejo Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi). Tesis. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Ponorogo. Pembimbing 1: Dr. Basuki, M.Ag., pembimbing 2: Nur Kolis, Ph.D.
Kata Kunci : Moderasi Beragama; Komitmen Kebangsaan; Toleransi; Anti Radikalisme; Budaya Lokal
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kasus-kasus yang mengatasnamakan agama masih kerap terjadi di berbagai daerah. Seperti hasil laporan Setara Intitute pada tahun 2023 tercatat sebanyak 217 peristiwa dengan 329 tindakan pelanggaran kebebasan beragama yang dilakukan olek kelompok masyarakat. Kasus-kasus tersebut merupakan realitas yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Moderasi beragama menjadi cara strategis untuk merawat kerukunan dan mencegah konflik akibat perbedaan pemahaman keagamaan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi yang terkenal dengan keanekaragaman masyarakatnya, khususnya di Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo dan Desa Seneporejo Kecamatan Siliragung kedua desa tersebut mampu mempresentasikan mengenai komitmen kebangsaan, sikap toleransi, anti radikalisme, dan penerimaan terhadap budaya lokal pada masyarakat di Kabupaten Banyuwangi.
Tujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk menganalisis komitmen kebangsaan pada masyarakat, 2) untuk menganalisis sikap toleransi pada masyarakat, 3) untuk menganalisis anti radikalisme pada masyarakat , 4) untuk menganalisis penerimaan terhadap budaya lokal pada masyarakat di Desa Grajagan Kecamatan Purwoharjo dan Desa Seneporejo Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi.
Adapun metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis menggunakan teori Miles, Huberman dan Saldana yakni kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di kedua desa memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi, terlihat dari partisipasi aktif dalam kegiatan kenegaraan seperti perayaan kemerdekaan dan kesetiaan terhadap nilai Pancasila serta UUD 1945. Sikap toleransi terwujud dalam hubungan antarumat beragama yang harmonis, saling menghargai perbedaan keyakinan, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial tanpa memandang latar belakang agama. Dalam anti-radikalisme, masyarakat menolak kekerasan dan ideologi ekstrem dengan menempatkan agama sebagai rahmat dan perbedaan menjadi salah satu simbol persatuan dan kesatuan di masyarakat. Penerimaan terhadap budaya lokal juga tampak dalam pelestarian tradisi seperti mantu kucing, petik laut, bersih desa, wayangan, endog-endogan, slametan, tahlilan, dan sedekah bumi yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Basuki,Nur Kolis |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 10 Jun 2025 02:14 |
| Last Modified: | 10 Jun 2025 02:14 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33178 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
