YULIANTIKA, NIAS (2025) resiliensi keluarga dalam pernikahan jarak jauh (long distance marriage) (studi kasus di desa jenangan kecamatan jenangan kabupaten ponorogo). Masters thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
TESIS NIAS A4 LENGKAP.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan jarak jauh, menjadi pilihan beberapa pasangan untuk menjalani kehidupan pernikahan. Pasangan suami isteri tersebut tidak tinggal bersama, namun berpisah tempat dan hanya bertemu seminggu sekali, ada yang sebulan sekali, satu tahun sekali bahkan dua tahun sekali atau lebih. Pernikahan jarak jauh ini sangat rentan, maka diperlukan upaya yang sangat penting untuk memastikan hubungan tetap bertahan. Dalam konteks pernikahan jarak jauh ini resiliensi keluarga menjadi kunci agar keluarga harmonis. Resiliensi keluarga merupakan suatu kemampuan keluarga dalam menolong keluarga untuk bertahan dari masalah dengan cara menemukan perubahan dan adaptasi dalam menghadapi situasi masa kritis.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali resiliensi keluarga dalam pernikahan jarak jauh, dengan fokus pada problematika pernikahan jarak jauh, pola negoisasi dan relasi suami isteri dalam menjalani pernikahan jarak jauh.
Penelitian ini termasuk jenis kategori penelitian kualitatif lapangan (field research) penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Peneliti melakukan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan teori resiliensi Froma Walsh dan teori relasi suami isteri.
Temuan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah problematika yang terjadi dalam pernikahan jarak jauh yaitu minimnya komunikasi, perselingkuhan dan perbedaan pendapat. Dalam menyelesaikan problematika tersebut menggunakan pola negoisasi diantaranya komunikasi yang efektif, introspeksi diri dan perceraian. Pasangan suami isteri yang menjalani pernikahan jarak jauh ini menggunakan pola relasi head complement dan equal partner. Keluarga yang menggunakan pola relasi head complement dalam pembagian kerja domestik dilakukan isteri yang di rumah dan pemenuhan nafkah diperankan oleh suami dan dalam pengambilan keputusan ditentukan oleh suami namun isteri berhak mengutarakan pendapat. Pola relasi equal partner yang mana peran domestik dan pemenuhan nafkah diperankan secara fleksibel dengan adanya kesepakatan bersama serta dalam pengambilan keputusan mengenai kepentingan keluarga secara musyawarah.
Kata Kunci/keyword: Resiliensi, Pernikahan Jarak Jauh, Problematika, Relasi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | ROHMAH MAULIDIA LUKMAN SANTOSO |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 02:21 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 02:21 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33247 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
