Santia, Hesti (2025) Penanganan Pembiayaan Bermasalah Dengan Penerapan Prinsip Kekeluargaan Di Bank Muamalat KCP Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
402180044_Hesti Santia_Perbankan Syariah.pdf Download (857kB) | Preview |
Abstract
Bank Muamalat KCP Ponorogo merupakan salah satu bank yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah yang ada di Ponorogo. Dalam menjalankan kegiatan dan fungsinya juga menyalurkan dana dalam bentuk pembiayaan Pembiayaan yang diberikan Bank Muamalat KCP Ponorogo kepada nasabah sudah melalui proses yang sangat panjang, mulai dari proses analisis, akad pembiayaan sampai dengan proses pencairan dana pembiayaan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mengurangi pembiayaan bermasalah, tetapi pada fakta dilapangan masih banyak masalah-masalah yang mengakibatkan pembiayaan bermasalah.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pembiayaan bermasalah, faktor-faktor pembiayaan bermasalah dan penanganan pembiayaan bermasalah dengan penerapan prinsip kekeluargaan di Bank Muamalat KCP Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pembiayaan bermasalah di Bank Muamalat KCP Ponorogo dikategorikan menjadi 5 yaitu kolektabilitas 1 lancar, kolektabilitas 2 dalam perhatian khusus, kolektabilitas 3 kurang lancar, kolektabilitas 4 diragukan dan kolektabilitas 5 macet. Pembiayaan bermasalah disebabkan oleh dua faktor. Faktor internal yaitu pihak bank yang kurang teliti dan dan hati-hati petugas bank dalam melakukan analisis pembiayaan, pihak bank kurang dalam melakukan monitoring usaha serta pihak bank yang tidak melakukan pengecekan usaha nasabah. Sedangkan faktor eksternal yaitu karakter nasabah yang buruk, melakukan side streming dan omset usaha nasabah yang menurun. Dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah Bank Muamalat melakukan penyelesaian dengan menggunakan prinsip kekeluargaan. Cara yang ditempuh untuk menyelesaikan pembiayaan bermasalah dengan rescheduling dan reconditioning yaitu menambah jangka waktu dan memperkecil jumlah angsuran. Namun apabila usaha nasabah sudah tidak bisa diselamatkan atau sudah tidak memiliki peluang untuk berkembang maka pihak bank akan memberikan solusi terakhir yaitu lelang jaminan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Luhur Prasetiyo |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 01:50 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 01:50 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
