Imron, Muchamad (2025) Hibah Harta Orang Tua Kepada Anak Sebagai Alternatif Waris: Analisis Fungsionalisme Struktural (Studi di Desa Jogoyasan Kabupaten Magelang). Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
503230011_MUCHAMAD IMRON_HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Imron, Muchamad. 2025. Hibah Harta Orang Tua Kepada Anak Sebagai Alternatif Waris: Analisis Fungsionalisme Struktural (Studi di Desa Jogoyasan Kabupaten Magelang). Tesis. Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing, Prof. Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag. dan Dr. Abid Rohmanu, M.H.I.
Kata Kunci: Hibah, Waris, Fungsionalisme Struktural
Tesis ini meneliti praktik hibah harta orang tua kepada anak di Desa Jogoyasan, Kabupaten Magelang, sebagai alternatif mekanisme waris. Hibah sebagai bentuk pemberian harta dari orang tua kepada anak semasa hidup merupakan salah satu alternatif yang mulai banyak dipilih masyarakat untuk menghindari konflik dalam pembagian warisan. Dalam konteks masyarakat Desa Jogoyasan, Kabupaten Magelang, praktik hibah ini telah menjadi kebiasaan turun-temurun yang sarat dengan nilai-nilai sosial dan budaya. Permasalahan pewarisan yang seringkali menimbulkan perselisihan di kalangan ahli waris menjadi latar belakang utama pentingnya penelitian ini, khususnya dalam melihat peran hibah sebagai alat stabilisasi sosial dan keharmonisan keluarga. Penelitian ini berfokus pada bagaimana fungsi sosial hibah dan bagaimana struktur sosial serta norma masyarakat memengaruhi praktik hibah sebagai pengganti waris.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan (field research) yang dilakukan di Desa Jogoyasan. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari orang tua sebagai pemberi hibah, anak sebagai penerima hibah, serta tokoh masyarakat setempat. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori fungsionalisme struktural Talcott Parsons untuk mengungkap bagaimana hibah berfungsi dalam menjaga keseimbangan sosial dan merespons dinamika kehidupan masyarakat secara sistemik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hibah di Desa Jogoyasan berperan penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan, mencegah potensi konflik waris, serta memperkuat tanggung jawab sosial antar anggota keluarga. Struktur sosial masyarakat yang berbasis pada nilai musyawarah, keadilan, dan kesetaraan menjadi faktor pendukung utama dalam keberhasilan praktik hibah. Norma-norma lokal dan ajaran agama berjalan selaras dalam membentuk sistem distribusi harta yang adil dan harmonis. Analisis fungsionalisme struktural menunjukkan bahwa praktik hibah berperan dalam adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pelestarian nilai-nilai sosial dalam masyarakat Jogoyasan. Dengan demikian, hibah tidak hanya menjadi alternatif teknis dari waris, tetapi juga sarana strategis dalam menjaga kestabilan sosial masyarakat secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Agus Purnomo |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 16 Jun 2025 05:33 |
| Last Modified: | 16 Jun 2025 05:33 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33504 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
