Analisis Sosiologi Hukum Terhadap Putusan Verstek Pada Cerai Gugat di Pengadilan Agama Magetan Tahun 2022

Novitasari, Hesti (2025) Analisis Sosiologi Hukum Terhadap Putusan Verstek Pada Cerai Gugat di Pengadilan Agama Magetan Tahun 2022. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[thumbnail of Analisis Sosiologi Hukum.pdf]
Preview
Text
Analisis Sosiologi Hukum.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Novitasari, Hesti, 2025. Analisis Sosiologi Hukum terhadap Putusan Verstek
pada Cerai Gugat di Pengadilan Agama Magetan Tahun 2022. Skripsi.
Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Lia Noviana, M.H.I.
Kata kunci/ keywords: Analisis sosiologi hukum, putusan verstek, cerai gugat
Pengadilan Agama memiliki peran penting dalam menangani berbagai
perkara perdata yang berkaitan dengan hukum Islam. Pengadilan Agama Magetan
adalah salah satu pengadilan agama yang peneliti temui dalam memutus verstek
perkara perceraian. Peneliti menemukan perkara cerai gugat diperkirakan sekitar
254 perkara atau 40 persen merupakan perkara yang diputus secara verstek
meskipun telah dilakukan pemanggilan secara sah dan patut. Dari keseluruhan
perkara verstek tersebut, sekitar 178 perkara atau 70 persen merupakan perkara
cerai gugat yang diputus secara verstek, karena tergugat tidak hadir dalam
persidangan. Dari perkara cerai gugat yang diputus verstek tersebut, diperkirakan
sebanyak 53 perkara atau sekitar 30 persen dijatuhkan setelah hanya dilakukan
satu kali pemanggilan. Kondisi ini menunjukkan bahwa dalam sebagian perkara
cerai gugat, tergugat tidak memberikan tanggapan ataupun kehadiran sejak awal
proses pemeriksaan, sehingga majelis hakim dapat menjatuhkan putusan verstek
untuk menjaga kelancaran proses persidangan serta memberikan kepastian hukum
bagi penggugat.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana implikasi
putusan verstek pada cerai gugat di Pengadilan Agama Magetan perspektif
sosiologi hukum? Bagaimana persepsi hakim Pengadilan Agama Magetan
terhadap putusan verstek pada cerai gugat perspektif sosiologi hukum?
Adapun penelitian ini merupakan penelitian penelitian kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan (field research). Adapun metode penelitian dalam
penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat yuridis normatif-empiris.
Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara,
dan dokumentasi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa putusan verstek dalam perkara
cerai gugat di Pengadilan Agama Magetan menunjukkan adanya dinamika antara
norma hukum formal dan norma sosial yang hidup dalam masyarakat.
Berdasarkan teori Eugen Ehrlich, hukum tidak dapat dipisahkan dari kenyataan
sosial. Hukum akan efektif jika ia berakar dari dan berjalan bersama dengan
norma yang hidup di tengah masyarakat. Dalam praktiknya, meskipun putusan
verstek sah secara hukum, ia menyimpan implikasi sosial yang signifikan,
terutama terhadap perempuan yang menggugat cerai. Persepsi hakim Pengadilan
Agama Magetan terhadap putusan verstek dalam cerai gugat menunjukkan adanya
kesadaran akan pentingnya integrasi antara prosedur hukum dengan realitas sosial.
Putusan tidak semata-mata didasarkan pada pemenuhan unsur formil sebagaimana
diatur dalam hukum acara perdata, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial
dan psikologis terhadap pihak-pihak yang berperkara, khususnya perempuan dan
anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Lia Noviana
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 18 Jun 2025 04:35
Last Modified: 18 Jun 2025 04:35
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33879

Actions (login required)

View Item View Item