PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP HAK REPRODUKSI REMAJA TENTANG HAK UNTUK MENIKAH ATAU TIDAK MENIKAH SERTA MEMBENTUK DAN MERENCANAKAN KELUARGA (STUDI KASUS DI KABUPATEN PONOROGO

Prakosoh, Rizki (2025) PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP HAK REPRODUKSI REMAJA TENTANG HAK UNTUK MENIKAH ATAU TIDAK MENIKAH SERTA MEMBENTUK DAN MERENCANAKAN KELUARGA (STUDI KASUS DI KABUPATEN PONOROGO. Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of ETHESIS_RIZKI_PRAKOSOH_(503230018)_HKI Pascasarjana.pdf.PDF]
Preview
Text
ETHESIS_RIZKI_PRAKOSOH_(503230018)_HKI Pascasarjana.pdf.PDF - Other

Download (1MB) | Preview

Abstract

Prakosoh, Rizki. 2025. Pandangan Tokoh Terhadap Hak Reproduksi Remaja: Hak Untuk Menikah Atau Tidak Menikah Serta Membentuk Dan Merencanakan Keluarga (Studi Kasus Di Kabupaten Ponorogo). Tesis. Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana IAIN Ponorogo. Pembimbing 1: Dr. Hj. Rohmah Maulidia, M.Ag., Pembimbing 2: Dr. Umi Rohmah, M.Pd.I.

Kata Kunci : Hak reproduksi, remaja, perencanaan keluarga, norma fiqh, pendidikan kesehatan reproduksi, Kabupaten Ponorogo, pandangan tokoh masyarakat.

Latar belakang penelitian ini berfokus pada hak reproduksi remaja, khususnya mengenai keputusan untuk menikah atau tidak menikah serta membentuk dan merencanakan keluarga di Kabupaten Ponorogo. Dalam konteks sosial dan budaya yang kompleks, banyak remaja menghadapi tekanan dari norma masyarakat yang mengharuskan mereka untuk menikah di usia muda. Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai masalah, termasuk kesehatan reproduksi yang buruk dan ketidakstabilan emosional. Oleh karena itu, penting untuk menggali pandangan tokoh masyarakat tentang isu ini agar dapat memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi remaja.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pandangan tokoh masyarakat di Kabupaten Ponorogo terhadap hak reproduksi remaja dan implikasinya terhadap keputusan menikah. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan remaja dalam memilih untuk menikah atau tidak menikah serta membentuk dan merencanakan keluarga. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai isu-isu ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih efektif dalam mencegah pernikahan dini.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara. Jenis penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data secara langsung dari tokoh masyarakat melalui wawancara mendalam. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara terstruktur yang dirancang untuk mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai pandangan dan pengalaman narasumber. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema dari data yang diperoleh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan tokoh masyarakat di Kabupaten Ponorogo sangat beragam, namun secara umum mereka sepakat tentang pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja. Tokoh pemerintah, akademisi, dan tokoh agama menekankan perlunya kesiapan mental dan finansial sebelum menikah. Selain itu, mereka juga mengidentifikasi stigma sosial yang dialami oleh remaja yang memilih untuk tidak menikah pada usia muda. Kesadaran akan hak reproduksi remaja perlu ditingkatkan melalui pendidikan dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, keluarga, dan komunitas.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Rohmah Maulidia, Umi Rohmah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2025 01:25
Last Modified: 23 Jun 2025 01:25
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34158

Actions (login required)

View Item View Item