Tinjauan Kesadaran Hukum Terhadap Praktik Hutang Piutang Pada Bank Titil Masyarakat Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo

Putri, Vika Arifia (2024) Tinjauan Kesadaran Hukum Terhadap Praktik Hutang Piutang Pada Bank Titil Masyarakat Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of VIKA ARIFIA PUTRI-102200053-HUKUM EKONOMI SYARIAH.pdf]
Preview
Text
VIKA ARIFIA PUTRI-102200053-HUKUM EKONOMI SYARIAH.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesadaran hukum masyarakat Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo terhadap praktik hutang piutang yang dilakukan melalui lembaga non-formal, yaitu bank titil, yang dikenal menerapkan bunga tinggi dan mengandung unsur riba. Fenomena ini menjadi problematik mengingat mayoritas masyarakat setempat beragama Islam, sedangkan praktik riba secara tegas dilarang dalam ajaran Islam, sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 275.
Berdasarkan hal tersebut penulis ingin meneliti lebih lanjut dengan rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana kesadaran hukum masyarakat Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo terhadap Hutang Piutang yang dilakukan dengan bank titil. Apa Faktor-faktor penyebab masyarakat Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo untuk melakukan hutang piutang kepada bank titil.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan empiris. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pada dasarnya telah mengetahui bahwa riba dilarang dalam ajaran Islam, namun pengetahuan tersebut masih terbatas dan tidak disertai pemahaman yang mendalam. Praktik pinjam-meminjam berbunga tinggi tetap berlangsung karena desakan ekonomi dan kuatnya pengaruh budaya serta sosial. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran hukum masyarakat terhadap larangan riba tergolong cukup rendah dan belum tercermin dalam tindakan nyata. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi hukum yang bersifat praktis serta penguatan kondisi ekonomi masyarakat agar tidak terus bergantung pada lembaga keuangan non formal yang tidak sesuai dengan prinsip hukum syariah. Adapun faktor penyebab masyarakat melakukan hutang piutang kepada titil menurut pendekatan teori tindakan sosial Max Weber yaitu tindakan afektif berkaitan emosional akibat faktor ekonomi dan religiusitas, tindakan rasional instrumental karena kemudahan bertransaksi, rasionalitas nilai yang menekankan pada nilai dalam pemahaman bertransaksi dengan bank titil dan tindakan tradisional dikarenakan faktor kebiasaan.
Kata Kunci: Bank Titil, Hutang Piutang, Riba.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Niswatul Hidayati
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2025 01:44
Last Modified: 23 Jun 2025 01:44
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34205

Actions (login required)

View Item View Item