Sari, Harumi ambar (2025) KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK DALAM LAGU "SAAT KAU TELAH MENGERTI KARYA VIRGOUN TAMBUNAN ( ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
SKRIPSI_RUMI_AJA_sip_SSOS.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Kata Kunci: Komunikasi, Orang Tua dan Anak, Lagu, Semiotika, Charles Sanders Peirce.
Peneliti tertarik meneliti Komunikasi Orang Tua Dan Anak Dalam Lagu “Saat Kau Telah Mengerti” Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce dikarenakan makna dari lagu tersebut di anggap sesuai dengan kehidupan sang penulis dan khususnya pada permasalahan saat ini banyak anak yang tidak memahami maksud dari nasehat orang tua dan banyak merasa tertekan saat di nasehati lewat ekspresi marah. Tujuan dari lagu ini adalah untuk menggambarkan kasih sayang orang tua terhadap anakknya yang tiada batas, serta mempererat jalinan kasih sayang antara anak dan orang tua diluar sana.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Peirce yang mencakup tiga elemen utama: representamen (tanda), objek, dan interpretan. Data primer diperoleh dari observasi terhadap lirik lagu dan video klip, sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan sumber pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini mengandung banyak representasi komunikasi emosional orang tua kepada anak melalui tanda linguistik dan visual, seperti bentakan, hadiah, dan momen kebersamaan.
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa lagu “Saat Kau Telah Mengerti” merepresentasikan pesan emosional yang intens melalui penggunaan berbagai tanda verbal dan visual, seperti ungkapan bernada tegas, ekspresi tangis anak, serta adegan-adegan kebersamaan antara orang tua dan anak. Unsur-unsur tersebut dianalisis dalam kerangka semiotika Charles Sanders Peirce dan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori utama, yakni ikon, indeks, dan simbol. Temuan ini menunjukkan bahwa ekspresi kasih sayang orang tua tidak selalu diwujudkan dalam bentuk kelembutan, melainkan juga dapat muncul melalui tindakan tegas yang bersifat edukatif. Penafsiran terhadap keseluruhan pesan lagu mengungkap bahwa bentuk komunikasi emosional dari orang tua baru dapat dimaknai secara utuh oleh anak ketika mereka telah mencapai tingkat kematangan emosional dan pengalaman hidup tertentu. Selain itu, temuan ini juga menekankan pentingnya empati sebagai fondasi dalam membangun relasi antar generasi yang harmonis, hal tersebut tercermin dari lirik dan visualisasi seperti nasihat yang disampaikan melalui video clip lagu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Asna Istya Marwantika |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 01:41 |
| Last Modified: | 24 Jun 2025 01:41 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/34290 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
