Pemahaman Prinsip Syariah Pegawai Frontliner Dalam Produk Perbankan Syariah Di Bank Syariah Indonesia KCP Tulungagung Sudirman

Handayani, Putri Wahyu (2026) Pemahaman Prinsip Syariah Pegawai Frontliner Dalam Produk Perbankan Syariah Di Bank Syariah Indonesia KCP Tulungagung Sudirman. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.

[thumbnail of 402220261_Putri Wahyu Handayani_ Perbankan Syariah.pdf]
Preview
Text
402220261_Putri Wahyu Handayani_ Perbankan Syariah.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pemahaman merupakan salah satu aspek penting dalam ranah kognitif yang menunjukkan kemampuan individu dalam menangkap makna, menginterpretasikan, menjelaskan kembali, serta menerapkan suatu konsep yang telah dipelajari. Frontliner yang terdiri dari Customer Service, Teller, dan Security berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepada nasabah, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat serta kompleksitas produk perbankan syariah menjadikan pemahaman prinsip syariah oleh Frontliner sebagai aspek yang sangat penting sehingga pemahaman prinsip syariah menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan nasabah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman prinsip syariah pegawai Frontliner, proses penyampaian nilai syariah kepada nasabah, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penyampaian di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Tulungagung Sudirman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan pegawai Frontliner BSI KCP Tulungagung Sudirman. Analisis data dilakukan melalui redaksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman prinsip syariah pegawai frontliner berada pada kategori cukup baik, namun memiliki perbedaan tingkat pemahaman antar posisi. Customer Service memiliki pemahaman yang lebih baik dan mampu menjelaskan akad serta perbedaan sistem bagi hasil dengan bunga kepada nasabah. Teller memiliki pemahaman dasar yang terbatas pada konsep umum seperti larangan riba dan sistem bagi hasil, serta lebih berfokus pada pelayanan transaksi. Sementara itu, Security memiliki pemahaman dasar yang lebih menekankan pada aspek etika pelayanan sesuai nilai-nilai syariah. Proses penyampaian nilai syariah dilakukan melalui penjelasan akad, sistem bagi hasil, serta penegasan bahwa produk menggunakan prinsip syariah. Faktor pendukung meliputi pelatihan, pengalaman kerja, dan lingkungan kerja yang mendukung. Adapun faktor penghambat ditemukan pada Teller dan Security berupa keterbatasan pemahaman mendalam, kurangnya pelatihan khusus, serta keterbatasan dalam menyampaikan informasi kepada nasabah, sedangkan Customer Service tidak mengalami hambatan yang signifikan dalam praktik pelayanan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Near Anggreini Hesti Noviana
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 13 May 2026 01:37
Last Modified: 13 May 2026 01:37
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/37679

Actions (login required)

View Item View Item