Paridah, Siti (2026) [[TAMBAHKAN SCAN ASLI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD BASAH DIATAS METERAI, RAPIKAN PERATAAN TEKS PADA AWAL BAB, SILAKAN PERBAIKI]] Pengaruh Manajemen Risiko, Good Corporate Governance Syariah dan Efisiensi Operasional Terhadap Stabilitas Keuangan Bank Umum Syariah Di Indonesia Tahun 2015-2024. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
SKRIPSI_SITI PARIDAH.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Stabilitas keuangan perbankan syariah merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi intermediasi serta ketahanan sistem keuangan. Dalam menghadapi dinamika risiko dan persaingan industri perbankan, Bank Umum Syariah dituntut untuk menerapkan manajemen risiko yang baik, tata kelola perusahaan yang berkualitas, serta efisiensi operasional yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen risiko, Good Corporate Governance syariah, dan efisiensi operasional terhadap stabilitas keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015–2024.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Populasi penelitian meliputi seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 11 bank sebagai unit analisis. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diolah menggunakan perangkat lunak EViews. Hasil pemilihan model melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier menunjukkan bahwa model yang paling sesuai digunakan dalam penelitian ini adalah Random Effect Model (REM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Good Corporate Governance (GCG) yang diukur menggunakan skor self-assessment berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan tata kelola perusahaan, maka mekanisme pengawasan dan pengendalian risiko bank semakin efektif sehingga mampu meningkatkan stabilitas keuangan. Sementara itu, variabel manajemen risiko yang diproksikan dengan Non-Performing Financing (NPF) serta efisiensi operasional yang diukur melalui BOPO tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan. Kondisi ini dapat terjadi karena selama periode penelitian nilai NPF dan BOPO relatif berada pada kategori yang masih terkendali sehingga variasinya belum cukup kuat memengaruhi stabilitas keuangan bank. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi stabilitas keuangan masih tergolong rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa stabilitas keuangan perbankan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain di luar model penelitian, seperti permodalan (CAR), likuiditas (FDR), ukuran bank, serta kondisi makroekonomi seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Khoirun Nisak |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 03:40 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 03:40 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/38803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
