Dhea, Idlal (2026) Gangguan Kesehatan Mental Anak Akibat Ketidakharmonisan Keluarga Menurut Perspektif Maqāṣid Al-Sharī‘Ah (Studi Kasus di Desa Sukorejo Dawung Kebonsari, Madiun). Undergraduate (S1) thesis, UIN PONOROGO.
Preview |
Text
ETHESIS WATERMARK IDLAL DHEA .pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Aprilia, Idlal Dhea. 2026. Gangguan Kesehatan Mental Anak akibat
Ketidakharmonisan Keluarga Menurut Perspektif Maqāṣid al-sharī‘ah
(Studi Kasus di Desa Sukorejo Dawung, Kebonsari, Madiun). Skripsi,
Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri
(UIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Abid Rohmanu, M.H.I.
Kata kunci/keyword : Ketidakharmonisan keluarga, kesehatan mental anak,
Maqāṣid al-sharī‘ah, studi kasus, Desa Sukorejo Dawung Kebonsari.
Keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan penting dalam
pembentukan kesehatan mental anak. Ketidakharmonisan keluarga yang ditandai
dengan konflik, komunikasi buruk, tekanan ekonomi, dan pola pengasuhan yang
tidak seimbang dapat menimbulkan gangguan psikologis pada anak. Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) menggambarkan realitas ketidakharmonisan keluarga di Desa
Sukorejo Dawung, Kebonsari, Madiun; dan (2) menganalisis dampak
ketidakharmonisan keluarga terhadap kesehatan mental anak ditinjau dari perspektif
maqāṣid al-sharī‘ah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain
studi kasus. Lokasi penelitian berada di Desa Sukorejo Dawung, Kecamatan
Kebonsari, Kabupaten Madiun. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik
purposive sampling, yang meliputi empat anak dari keluarga Muslim yang
mengalami ketidakharmonisan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis
tematik yang diintegrasikan dengan perspektif maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya
prinsip ḥifẓ al-nafs (perlindungan jiwa), ḥifẓ al-‘aql (perlindungan akal), dan ḥifẓ al-
nasl (perlindungan keturunan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan keluarga di lokasi
penelitian bervariasi dari tingkat ringan hingga berat, dengan bentuk konflik verbal,
kekerasan psikologis, penelantaran emosional, dan minimnya komunikasi dalam
keluarga. Faktor penyebab meliputi tekanan ekonomi, pola komunikasi yang buruk,
kurangnya waktu berkualitas, minimnya religiositas, serta beban ganda pada anak.
Dampak terhadap kesehatan mental anak meliputi kecemasan, depresi, penarikan diri
sosial, penurunan prestasi akademik, dan strategi coping yang maladaptif. Dalam
perspektif maqāṣid al-sharī‘ah, kondisi ini menunjukkan belum optimalnya
pemenuhan prinsip ḥifẓ al-nafs dan ḥifẓ al-‘aql, karena keluarga gagal menciptakan
lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan jiwa dan akal anak.
Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik multisektoral yang
mengintegrasikan intervensi psikologis, dukungan sosial, pendidikan keluarga
berbasis nilai Islam, serta kebijakan publik guna mewujudkan kesejahteraan keluarga
dan perlindungan kesehatan mental anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Abid Rohmanu |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 16 Jun 2026 14:46 |
| Last Modified: | 16 Jun 2026 14:46 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/39825 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
