Manajemen Kurikulum Cambridge dalam Membangun Kemitraan Global pada International Class Program (Multikasus di MAN 2 Ponorogo dan SMAN 3 Ponorogo)

Saudah, Mar'atus (2026) Manajemen Kurikulum Cambridge dalam Membangun Kemitraan Global pada International Class Program (Multikasus di MAN 2 Ponorogo dan SMAN 3 Ponorogo). Masters thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 502240023_Mar'atus Saudah_MPI.pdf]
Preview
Text
502240023_Mar'atus Saudah_MPI.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Saudah, Mar’atus. 2026. Manajemen Kurikulum Cambridge dalam Membangun Kemitraan Global pada International Class Program (Multikasus di MAN 2 Ponorogo dan SMAN 3 Ponorogo). Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing 1: Dr. Sugiyar M.Pd.I., Pembimbing 2: Dr. Mambaul Ngadhimah M.Ag.

Kata Kunci: Manajemen Kurikulum, Kurikulum Cambridge, Kemitraan Global.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tata kelola manajerial kurikulum internasional di lembaga pendidikan lokal yang sering kali belum mampu mengonversi adopsi kurikulum menjadi jejaring kemitraan global yang strategis dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum Cambridge dalam membangun kemitraan global pada International Class Program (ICP) di MAN 2 Ponorogo dan SMAN 3 Ponorogo. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama: (1) manajemen kurikulum Cambridge; (2) model kemitraan global yang dibangun; dan (3) implikasi manajemen kurikulum terhadap pembangunan kemitraan global.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi multikasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk menemukan pola dan karakteristik unik dari masing-masing situs penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Manajemen kurikulum Cambridge diimplementasikan melalui tahapan manajerial, meliputi: perencanaan perangkat kurikulum (Schemes of Work, Lesson Plan, dan worksheet); pengorganisasian melalui penetapan alokasi waktu 5 jam pelajaran; pelaksanaan pembelajaran secara student-centered dengan metode active learning dan pendekatan bilingual serta penggunaan textbook Cambridge; serta evaluasi melalui Assessment Cambridge berupa ujian sertifikasi internasional. (2) Model kemitraan di SMAN 3 Ponorogo bersifat mutualistik melalui status resmi Cambridge School Center, sedangkan MAN 2 Ponorogo bersifat semu secara administratif sebagai private candidate namun mutualistik pada pengembangan program melalui MoU. Kedua lembaga mengarah pada model Linear Union of Partnership dengan melakukan standarisasi mutu agar sejajar dengan mitra global. (3) Implikasi manajemen kurikulum secara signifikan meningkatkan reputasi kedua lembaga. MAN 2 Ponorogo berhasil memperluas jejaring perguruan tinggi global guna memperkuat aksesibilitas studi lanjut luar negeri, sementara SMAN 3 Ponorogo berhasil menginternalisasi standar global ke dalam ekosistem pendidikan lokal secara mandiri.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Sugiyar Mambaul Ngadhimah
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 19 Jun 2026 07:23
Last Modified: 19 Jun 2026 07:23
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40710

Actions (login required)

View Item View Item