EPISTEMOLOGI PENALARAN HAKIM DALAM PUTUSAN DISPENSASI KAWIN NOMOR 310/PDT.P/2023/PA.PO ANALISIS BAYĀNĪ, BURHĀNĪ, DAN ‘IRFĀNĪ ‘ĀBID AL-JĀBIRĪ

Arsyadany, Muhammad Hafizh (2026) EPISTEMOLOGI PENALARAN HAKIM DALAM PUTUSAN DISPENSASI KAWIN NOMOR 310/PDT.P/2023/PA.PO ANALISIS BAYĀNĪ, BURHĀNĪ, DAN ‘IRFĀNĪ ‘ĀBID AL-JĀBIRĪ. Masters thesis, uin ponorogo.

[thumbnail of up e-thesis.pdf]
Preview
Text
up e-thesis.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketegangan antara formalitas hukum dalam UU No. 16 Tahun 2019 yang menetapkan batas usia minimal pernikahan 19 tahun, dengan realitas sosial yang mendesak Hakim untuk memberikan dispensasi nikah demi menghindari kemudaratan. Fenomena di Pengadilan Agama Ponorogo menunjukkan adanya perbedaan pertimbangan Hakim dalam mengabulkan atau menolak permohonan dispensasi, sehingga diperlukan analisis mendalam mengenai pola penalaran hukum Hakim melalui kacamata epistemologi Abid Muḥammad ‘Ābid al-Jābirī (Bayānī, Burhānī, dan ‘Irfānī) untuk mengungkap bagaimana keadilan substantif diwujudkan di tengah kekakuan teks undang-undang.
Penelitian ini mempunyai 2 rumusan masalah: (1) Bagaimana konstruksi argumentasi hukum Hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin pada Putusan Nomor 310/Pdt.P/2023/PA.Po ?. (2) Bagaimana corak nalar Hakim dalam putusan 310/Pdt.P/2023/PA.Po ditinjau dari perspektif Bayānī, Burhānī, dan ‘Irfānī Muḥammad ‘Ābid al-Jābirī?. Bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap konstruksi argumentasi hukum yang dibangun oleh Hakim dalam Putusan Nomor 310/Pdt.P/2023/PA.Po. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi corak nalar serta dominasi epistemologi Muḥammad ‘Ābid al-Jābirī dalam putusan 310/Pdt.P/2023/PA.Po ditinjau dari perspektif Bayānī, Burhānī, dan ‘Irfānī Muḥammad ‘Ābid al-Jābirī
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan normatif bersifat empiris yuridis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi informan dalam penelitian ini adalah Hakim pemutus perkara No. 310/Pdt.P/2023/PA.Po dan panitera Pengadilan Agama Ponorogo
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) konstruksi argumentasi hukum Hakim dalam Putusan Nomor 310/Pdt.P/2023/PA.Po dibangun melalui tahapan penemuan fakta, kualifikasi hukum, dan konstitusi hukum dengan mendasarkan pertimbangan pada alat bukti, keterangan saksi, serta ketentuan UU Nomor 16 Tahun 2019 dan Perma Nomor 5 Tahun 2019 yang dihubungkan dengan kondisi faktual para pihak (2) corak nalar Hakim menunjukkan integrasi nalar Bayānī, Burhānī, dan ‘Irfānī dengan dominasi nalar Burhānī. Nalar Bayānī berfungsi sebagai landasan normatif, sedangkan nalar Burhānī dan ‘Irfānī digunakan untuk menilai fakta persidangan, kemaslahatan, serta kepentingan terbaik bagi anak, sehingga tipologi penalaran Hakim dalam putusan tersebut dapat dikategorikan sebagai epistemologi progresif.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Agus Purnomo Isnatin Ulfah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 22 Jun 2026 01:03
Last Modified: 22 Jun 2026 01:03
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40791

Actions (login required)

View Item View Item