Anggraini, Sindi Putri (2026) ..(LAMPIRKAN SCAN LEMBAR PERSETUJUAN DAN LEMBAR KEASLIAN TULISAN, UPLOAD ULANG)..RESISTENSI MASYARAKAT BERPENDIDIKAN TINGGI TERHADAP KEPUTUSAN MENJADI NASABAH BANK SYARIAH. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
402220195_Sindi Putri Anggraini_Perbankan Syariah.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Anggraini, Sindi Putri. Faktor Resistensi Masyarakat Berpendidikan Tinggi
Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Bank Syariah. Skripsi. 2026.
Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,
Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Pembimbing: Dr. Siti Nur Mahmudah, S.E.I., M.SEI.
Kata kunci: Resistensi Masyarakat, Perbankan Syariah, Keputusan Nasabah,
Inovasi Keuangan, Masyarakat Berpendidikan Tinggi.
Perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup
pesat, namun penggunaan layanan perbankan syariah masih lebih rendah
dibandingkan perbankan konvensional. Berdasarkan hasil observasi awal peneliti
di Kabupaten Ponorogo, penggunaan rekening bank konvensional masih lebih
dominan dalam aktivitas pembayaran sekolah, transaksi koperasi, penerimaan
gaji, dan transaksi masyarakat, termasuk pada kelompok masyarakat
berpendidikan tinggi. Fenomena tersebut menunjukkan adanya resistensi
masyarakat terhadap keputusan menjadi nasabah bank syariah. Secara teoritis,
masyarakat berpendidikan tinggi memiliki literasi keuangan dan kemampuan
analisis yang lebih baik, namun dalam praktiknya masih cenderung memilih
layanan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor
penyebab resistensi masyarakat berpendidikan tinggi terhadap keputusan menjadi
nasabah bank syariah, dampaknya terhadap perkembangan bank syariah, serta
strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasinya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi terhadap 14 informan yang berasal dari berbagai latar belakang
profesi seperti pedagang, karyawan, guru, dosen, kepala sekolah, perangkat desa,
serta pegawai Bank Syariah di Kabupaten Ponorogo. Analisis data dilakukan
dengan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi
pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang
menyebabkan resistensi masyarakat berpendidikan tinggi terhadap keputusan
menjadi nasabah bank syariah, yaitu kebiasaan menggunakan bank konvensional
(habit), faktor keamanan dan kepercayaan terhadap sistem perbankan (security),
pertimbangan ekonomi (economic factors), rasa takut terhadap ketidakpastian
sistem baru (fear of the unknown), pemrosesan informasi secara selektif (selective
information processing), serta pengaruh lingkungan sosial dan kebijakan lembaga
tempat bekerja. Resistensi tersebut berdampak pada lambatnya pertumbuhan
jumlah nasabah, terbatasnya penghimpunan dana, serta memengaruhi strategi
operasional dan pemasaran bank syariah. Untuk mengatasi resistensi tersebut,
bank syariah menerapkan beberapa strategi antara lain pendekatan personal dan
edukasi kepada masyarakat, transparansi informasi dan simulasi produk,
pendampingan nasabah serta penyederhanaan proses layanan, dan kerja sama
institusi melalui program payroll.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Siti Nur Mahmudah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 01:54 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 01:54 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/40830 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
