INTERNALISASI NILAI RELIGIUS MELALUI PROGRAM KEAGAMAAN UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL BAGI PESERTA DIDIK (STUDI MULTI SITUS SMPN 1 DONOROJO DAN MTsN 3 PACITAN)

Subakti, Amin (2026) INTERNALISASI NILAI RELIGIUS MELALUI PROGRAM KEAGAMAAN UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL BAGI PESERTA DIDIK (STUDI MULTI SITUS SMPN 1 DONOROJO DAN MTsN 3 PACITAN). Masters thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad BesariPonorogo.

[thumbnail of E thesis 2026_PAI_Amin Subakti_505230037_Tesis.pdf]
Preview
Text
E thesis 2026_PAI_Amin Subakti_505230037_Tesis.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan spiritual siswa di SMPN 1 Donorojo yang ditandai dengan perilaku tidak disiplin, cara berpakaian tidak rapi, serta sikap kurang serius saat pembelajaran dan tingginya tekanan akademik. Fenomena ini juga ditemukan di MTsN 3 Pacitan dalam bentuk formalitas ibadah dan kejenuhan terhadap padatnya materi keagamaan yang diperparah oleh pengaruh media sosial, sehingga memicu ketimpangan terhadap hakikat kecerdasan spiritual seperti rendahnya empati sosial dan kesadaran hidup bermakna.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan melalui studi multi situs. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SMPN 1 Donorojo dan MTsN 3 Pacitan. Teknik analisis data merujuk pada model analisis dari Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Johnny Saldana, yang kemudian dikumpulkan menjadi sebuah deskripsi dalam bentuk kata-kata.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk. 1) Mendeskripsikan perencanaan program keagamaan. 2) Menganalisis internalisasi nilai-nilai religius melalui program keagamaan. 3) Mengidentifikasi dampak internalisasi nilai-nilai tersebut dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik.
Temuan yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Perencanaan program keagamaan di SMPN 1 Donorojo dan MTsN 3 Pacitan bertujuan untuk mencapai indikator religiusitas. Perencanaan di SMPN 1 Donorojo difokuskan pada program Madrasah Diniyah dan instrumen SKUA, sedangkan di MTsN 3 Pacitan berbasis pada penguatan akidah yang disinergikan dengan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin serta instrumen SKUA. 2) Pelaksanaan internalisasi nilai religius dilaksanakan melalui tahap transformasi yaitu pembinaan seperti Madrasah Diniyah, pementasan wayang kulit, tausiyah, serta, tadarus Al-Qur’an dan Asmaul Husna. Tahap transaksi melalui pembiasaan seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, hadroh, wayang kulit, infaq Jumat, serta pelibatan OSIS atau OSIM dan Rohis. Adapun tahap transinternalisasi melalui penggunaan instrumen SKUA, budaya 5S, dan tradisi bersalaman. 3) Dampak internalisasi nilai religius terbukti mampu meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik yang ditandai dengan kemampuan menghadapi tekanan akademik, penguatan regulasi diri melalui zikir dan doa, serta tumbuhnya empati sosial yang meminimalisir perundungan. Sinergi ini menghasilkan lulusan yang mandiri, tangguh, dan fleksibel dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri spiritualnya.

Kata kunci: Internalisasi, Nilai Religius, Program Keagamaan, Kecerdasan Spiritual.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Moh. Miftahul Ulum, Ahmad Choirul Rofiq
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jun 2026 08:06
Last Modified: 23 Jun 2026 08:06
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41059

Actions (login required)

View Item View Item