Muhibbi, Ihsan (2026) Analisis Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 dan Fiqh Al-Bī’ah Terhadap Implementasi Pengelolaan Sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Ponorogo.
Preview |
Text
ethesis SKRIPSI ANALISIS UNDANG NO 18 TAHUN 2008 DAN FIKIH AL-BI'AH TERHADAP IMPLEMENTASI PENGELOLAAN SAMPAH OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP PONOROGO.pdf Download (959kB) | Preview |
Abstract
Pertumbuhan penduduk dan ekonomi Indonesia berdampak pada meningkatnya permasalahan pengelolaan sampah.dalam kasus ini regulasi Undang-undang nomor 18 tahun 2008 tenytang pengelolaan sampah masih belum di sepenuhnya dilaksanakan oleh pemerintah.akibatnya dari sampah tersebut menimbulkan pencemaran dan penumpukan pada tempat pembuangan akhir.secara Fiqh al-Biah menjaga lingkungan merupakan prioritas bagi seluruh manusia, ketegasan dari Fiqh al-Biah menjadi acuan hukum normatif dalam menentukan kebijakan untuk menjaga lingkungan.
Bedasarkan Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana tinjauan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 dalam pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo perspektif Fiqh al-Bī’ah? (2) Bagaimana Fiqh al-Bī’ah memandang implementasi pengelolaan sampah di Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo?.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam secara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan triangulasi sumber dan teknik guna menjamin keabsahan data.
Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: pertama, secara normatif pemerintah daerah Ponorogo telah berupaya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 melalui berbagai program pengurangan dan penanganan sampah, namun implementasinya masih terhambat oleh kelebihan muatan TPA Mrican, keterbatasan lahan, minimnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah, serta ketergantungan pada sistem open dumping. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah belum mencapai tingkat optimal sebagaimana diamanatkan undang-undang. Kedua, dari perspektif Fiqh al-Bī’ah, dan Undang-undang Nomor 18 tahun 2008 upaya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ponorogo dalam pengelolaan sampah seperti pengembangan TPS3R, bank sampah, pengolahan RDF, dan edukasi pengurangan limbah belum mencerminkan penerapan nilai-nilai Islam.Namun demikian, Fiqh al-Bī’ah menilai pelaksanaan ini belum optimal karena nilai-nilai ekologis Islam seperti keseimbangan, kemaslahatan, dan larangan pemborosan belum meresap penuh dalam praktik pengelolaan sampah masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ahmad Junaidi |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 06:24 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 06:24 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/41503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
