Arohani, Nurul Saf (2026) [SILAKAN KIRIM HARDCOPY DAN SURAT PERMOHONAN KE PERPUSTAKAN PUSAT; GUNAKAN METERAI ASLI YANG BERBEDA PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN, SILAKAN PERBAIKI DAN KIRIM VIA EMAIL] PENGARUH WORK-LIFE BALANCE DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BSI AREA MADIUN. Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Full text not available from this repository.Abstract
Pada era digitalisasi perbankan yang semakin kompetitif, kinerja karyawan menjadi faktor penting dalam keberhasilan perusahaan. Namun, masih terdapat kesenjangan antara target dan realisasi kinerja, di mana sebagian karyawan belum mampu mencapai target yang ditetapkan akibat tingginya tuntutan kerja, tekanan Key Performance Indicator (KPI), serta lingkungan kerja yang belum sepenuhnya kondusif. Selain itu, ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi turut memicu stres kerja yang berdampak pada penurunan kinerja. Oleh karena itu, work-life balance dan lingkungan kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel intervening pada BSI Area Madiun.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan BSI Area Madiun. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 204 karyawan dengan sampel sebanyak 6 responden yang ditentukan menggunakan proportional random sampling. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,758 dan T-statistic = 5,149. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,281 dan T-statistic = 5,972. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar -0,104 dan T-statistic = 2,407. Work-life balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja dengan koefisien jalur sebesar -0,372 dan T-statistic = 2,944. Lingkungan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja dengan koefisien jalur sebesar -0,554 dan T-statistic = 4,550. Selain itu, stres kerja terbukti memediasi pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,206 dan T-statistic = 2,437. Stres kerja juga memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan koefisien jalur sebesar 0,187 dan T-statistic = 2,184.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Ajeng Pipit Fitriani |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 02:10 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 02:10 |
| URI: | http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/41688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
