Perspektif Feminisme dan Fiqih Mubadalah Terhadap Relasi Suami Istri dalam Keluarga Pasangan Guru (Studi Kasus di Kelurahan Pandean Kota Madiun)

Wahyuni, Anisa Putri (2026) Perspektif Feminisme dan Fiqih Mubadalah Terhadap Relasi Suami Istri dalam Keluarga Pasangan Guru (Studi Kasus di Kelurahan Pandean Kota Madiun). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.

[thumbnail of 101220020_Anisa Putri Wahyuni_Hukum Keluarga Islam.pdf]
Preview
Text
101220020_Anisa Putri Wahyuni_Hukum Keluarga Islam.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Relasi suami istri dalam keluarga idealnya dibangun atas prinsip kesetaraan, kerja sama, dan kesalingan (mubadalah) dalam pembagian peran domestik maupun publik. Perspektif Feminisme Sosialis menjelaskan bahwa ketimpangan gender merupakan hasil perpaduan sistem patriarki dan pembagian kerja yang tidak setara,. Namun, fakta menunjukkan bahwa pada pasangan guru, meningkatnya partisipasi perempuan di ranah publik belum diikuti dengan pembagian kerja domestik yang setara. Perempuan tetap memikul peran ganda, sementara pengambilan keputusan strategis dalam keluarga masih cenderung didominasi oleh suami meskipun keputusan sehari-hari dilakukan melalui musyawarah. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara idealitas kesetaraan gender dengan praktik relasi dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan teori feminisme sosialis untuk mengungkap bagaimana struktur patriarki dan relasi produksi berkontribusi terhadap ketidaksetaraan gender dalam keluarga. Selain itu, penelitian ini menggunakan teori fikih mubādalah sebagai landasan normatif yang merepresentasikan pandangan Islam mengenai relasi suami istri yang berlandaskan kesalingan, keadilan, dan kemitraan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perspektif feminisme dan fikih mubadalah terhadap relasi domestik suami istri dalam keluarga pasangan guru di Kelurahan Pandean? (2) Bagaimana perspektif feminisme dan fikih mubadalah terhadap relasi publik suami istri dalam keluarga pasangan guru di Kelurahan Pandean?
Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan sosial empiris, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, metode analisis yang digunakan peneliti adalah metode deduktif.
Dari penelitian ini dapat disimpulk: (1) Berdasarkan perspektif feminis sosialis dan fiqih mubadalah, dari 6 pasangan data yang telah diteliti terkait relasi domestik. 4 di antaranya belum sepenuhnya memenuhi kriteria feminis sosialis dan juga fiqih mubadalah, karena relasi domestik masih didominasi oleh istri meskipun sama-sama bekerja. Sedangkan 2 pasangan lainnya telah menerapkan arti kesetaraan dan kesalingan dalam keluarga (2) Berdasarkan perspektif feminis sosialis dan fiqih mubadalah, dari 6 pasangan data yang telah diteliti terkait relasi publik. 6 pasangan ini telah memenuhi kriteria dua teori yakni feminis sosialis dan fiqih mubadalah. Relasi yang terjadi menunjukkan adanya dukungan timbal balik terhadap peran profesional masing-masing dan menunjukkan bahwa batasan peran gender tradisional mulai bergeser.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Isnatin Ulfah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 23 Jul 2026 01:39
Last Modified: 23 Jul 2026 01:39
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42182

Actions (login required)

View Item View Item