Jessa, Maymona Auglahoma (2026) EVALUASI BEBAN KERJA PEGAWAI BPRS NGAWI KANTOR KAS PANGKUR MENGGUNAKAN METODE FTE (FULL TIME EQUIVALENT). Undergraduate (S1) thesis, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.
Preview |
Text
402220110_Maymona Auglahoma Jessa_Perbankan Syariah.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Auglahoma Jessa, Maymona. Evaluasi Beban Kerja Pegawai BPRS Ngawi Kantor Kas Pangkur menggunakan Metode FTE (Full Time Equivalent). Skripsi. 2026 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Pembimbing: Husna Ni’matul Ulya, M.E.Sy.
Kata Kunci: Beban Kerja, Full Time Equivalent (FTE), Sumber Daya Manusia.
Permasalahan dalam manajemen sumber daya manusia yang sering terjadi dalam organisasi adalah ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dengan beban kerja yang harus diselesaikan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan beban kerja berlebih (overload) maupun beban kerja rendah (underload) yang berdampak pada menurunnya efektivitas kerja dan kualitas pelayanan. Fenomena ini terjadi pada BPRS Ngawi Kantor Kas Pangkur, dimana keterbatasan jumlah pegawai menyebabkan terjadinya perangkapan tugas, khususnya pada kepala kantor kas yang harus menjalankan fungsi manajerial, administratif, dan pemasaran secara bersamaan.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengevaluasi beban kerja pegawai pada BPRS Ngawi Kantor Kas Pangkur, dan 2) menganalisis hasil evaluasi beban kerja pegawai berdasarkan metode Full Time Equivalent (FTE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber melalui perbandingan hasil observasi lapangan, dokumentasi perusahaan, dan wawancara langsung dengan pegawai BPRS Ngawi Kantor Kas Pangkur. Analisis dilakukan dengan menghitung waktu kerja efektif, total beban kerja tahunan, allowance atau kelonggaran kerja sebesar 20%, serta indeks Full Time Equivalent (FTE) pada masing-masing jabatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi Kepala Kantor Kas memiliki nilai FTE sebesar 1,46 pada periode 2023–2026 sehingga termasuk dalam kategori overload. Tingginya beban kerja tersebut disebabkan oleh adanya perangkapan tugas antara fungsi manajerial, operasional, dan marketing lapangan, serta adanya tuntutan target kerja yang harus dicapai di luar jam operasional normal. Sementara itu, posisi Teller memperoleh nilai FTE sebesar 1,12 yang termasuk kategori normal, namun sudah mendekati batas overload karena tingginya intensitas pelayanan transaksi nasabah setiap hari. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingginya beban kerja tidak selalu ditandai dengan jam kerja yang melebihi standar, tetapi dapat dipengaruhi oleh tingginya target kerja, kompleksitas pekerjaan, serta tekanan tanggung jawab yang diterima pegawai. Berdasarkan hasil analisis, BPRS Ngawi Kantor Kas Pangkur membutuhkan tambahan satu orang pegawai pada bagian marketing funding untuk menyeimbangkan distribusi pekerjaan dan meningkatkan efektivitas kerja pegawai.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Husna Ni’matul Ulya |
| Subjects: | 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment > 150299 Banking, Finance and Investment not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 03:48 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 03:48 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42387 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
