Manajemen Risiko Operasional Produk Pembiayaan Kpr Dalam Upaya Meminimalisir Kerugian Di Btn Syariah Kcp Karanganyar

Baroroh, Zahro Rohimatul (2023) Manajemen Risiko Operasional Produk Pembiayaan Kpr Dalam Upaya Meminimalisir Kerugian Di Btn Syariah Kcp Karanganyar. Undergraduate (S1) thesis, Iain Ponorogo.

[thumbnail of 23. 402190111_Zahro Rohimatul Baroroh_PS.docx.pdf]
Preview
Text
23. 402190111_Zahro Rohimatul Baroroh_PS.docx.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Baroroh, Zahro Rohimatul. Manajemen Risiko Operasional Produk Pembiayaan
dalam Upaya Meminimalisir Kerugian di BTN Syariah KCP
Karanganyar. Skripsi. 2023. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo,
Pembimbing: Moh. Faizin, M.S.E.
Kata kunci: Manajemen Risiko Operasional, Produk Pembiayaan KPR
Manajemen risiko merupakan suatu usaha untuk mengetahui, menganalisis
serta mengendalikan risiko dalam setiap kegiatan perusahaan dengan tujuan untuk
memperoleh efektivtitas dan efisiensi yang lebih tinggi. Pada BTN Syariah KCP
Karanganyar risiko operasional diakibatkan oleh 4 faktor yaitu faktor SDM, IT,
internal dan eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis
manajemen risiko operasional produk pembiayaan KPR dalam upaya
meminimalisir kerugian di BTN Syariah KCP Karanganyar.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Field Research
(penelitian lapangan), dengan mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Data dan sumber data diperoleh dari pihak BTN Syariah KCP
Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi,
wawancara dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan
triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan metode deduktif.
Hasil penelitian yang diperoleh yaitu menyimpulkan bahwa manajemen
risiko operasional yang diterpakan pada BTN Syariah KCP Karanganyar sudah
sesuai dengan SOP (Standart Operasional Prosedur). Proses manajemen risiko
operasional produk pembiayaan KPR dilakukan mulai dari identifikasi masalah,
pengukuran risiko, pemantauan risiko dan pengendalian risiko. Identifikasi masalah
berupa self assessment analysis yaitu pendekatan penilaian diri dari karyawan untuk
melaporkan berbagai kemungkinan terjadinya risiko operasional. Pengukuran
risiko dilakukan secara berkala dan menggunakan metode standar yang ditetapkan
oleh Bank Indonesia dan OJK. Pemantauan risiko yaitu dilakukan pertahanan lini
1-3. Dan pengendalian risiko berupa mitigasi risiko operasional harus dilaksanakan
oleh satuan kerja dan unit kerja bank, dimana bagian manajer unit kerja atau unit
bisnis harus dapat memastikan bahwa bank telah memiliki prosedur dan kebijakan
terhadap pengendalian dari risiko operasional yang harus dipatuhi dan dilaksanakan
oleh seluruh bagian unit kerja. Dampak manajemen risiko operasional terutama
terkait produk pembiayaan KPR tentunya memiliki dampak yang sangat
menguntungkan bagi bank karena akan membantu perusahaan mencapai tujuan dan
bisa meningkatkan produktivitas pekerja serta membantu memotivasi karyawan.
BTN Syariah memiliki aplikasi BTN-LED yang berfungsi untuk mengukur dan
mengetahui jika terjadi risiko dan dampak yang ditimbulkan dari risiko tersebut

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Moh. Faizin
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah
Depositing User: Mahasiswa Magang
Date Deposited: 19 Aug 2026 02:38
Last Modified: 19 Aug 2026 02:38
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42519

Actions (login required)

View Item View Item