Stiaji, Bayu (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBENTUKAN KESALEHAN SOSIAL SANTRI DI PERGURUAN ISLAM PONDOK TREMAS PACITAN. Masters thesis, UIN KIAI MUHAMMAD BESARI PONOROGO.
Preview |
Text
Tesis Bayu Stiaji.pdf Download (2MB) | Preview |
Preview |
Text
Tesis Bayu Stiaji.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Kehidupan sosial tidak akan bisa terlepas dari sebuah keberagaman, dimana keberagaman menjadi warna dalam kehidupan sosial manusia. Namun keberagaman ini juga dapat menjadi potensi terhadap munculnya konflik antar individu maupun kelompok. Fakta ini menjadi sebuah permasalahan di Indonesia terutama pada lembaga pendidikan pesantren yang memiliki banyak santri dan beragam suku, budaya, adat, warna kulit, dan bahasa. Dalam hal ini perlu adanya penerapan nilai-nilai pendidikan multikultural untuk membentuk kesalehan sosial santri.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) memahami Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan mengajarkan kepada santri tentang nilai-nilai pendidikan multikultural. 2) mengidentifikasi strategi nilai-nilai pendidikan multikultural santri Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan dalam rangka pembentukan kesalehan sosial santri. 3) menganalisis implikasi dari penerapan nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pembentukan kesalehan sosial santri Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data model Miles, Huberman dan Saldana, yaitu menganalisis data dengan meliputi pengumpulan data (Data Collection), kondensasi data (Data Condensation), penyajian data (Data Display), serta penarikan dan verifikasi kesimpulan (Conclusion Drawing). Analisis data kualitatif dilakukan secara bersamaan dengan proses pengumpulan data berlangsung.
Hasil dari penelitian: 1) Pengajaran nilai-nilai pendidikan multikultural dilakukan di madrasah melalui pembelajaran seperti sejarah dan sebagainya. Selain di madrasah nilai-nilai pendididkan multikultural juga di ajarkan di asrama dimana santri yang berbeda daerah dan angkatan berada dalam satu asrama. 2) Praktik nilai-nilai pendidikan multikultural dilakukan santri saat berada di asrama dan di masyarakat. Karena pondok yang berada di lingkungan masyarakat, maka santri dapat berinteraksi dengam masyarakat sekitar. 3) Hasil dari pengajaran dan praktik nilai-nilai pendidikan multikultural ditunjukkan dengan lingkungan asrama yang aman, toleransi, dan bebas dari perundungan. Selain itu, santri juga dapat berinteraksi dan bekerjasama dengan masyarakat secara baik. Hal tersebut menunjukan bahwa nilai-nilai pendidikan multikultural dapat membentuk kesalehan sosial santri.
Kata kunci: multikultural, kesalehan sosial, santri.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | H. Dr. Miftahul Huda, M.Ag. Dr. Iswahyudi, M.Ag. |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:20 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:20 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/42827 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
