Penyesuaian Diri Terhadap Stres Santri Baru Di Pondok Pesantren Thoriqul Huda

Amanah, Bidayatul (2025) Penyesuaian Diri Terhadap Stres Santri Baru Di Pondok Pesantren Thoriqul Huda. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI BIDAYATUL AMANAH_ETHESIS.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI BIDAYATUL AMANAH_ETHESIS.pdf

Download (906kB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya santri baru perlu masa penyesuaian, baik lingkungan, teman dan diri sendiri. Kemampuan santri dalam mengatasi masalah ini pastinya berbeda-beda. Penyesuaian diri adalah suatu proses yang berlangsung secara dinamis dimana individu merubah perilakunya agar selaras dengan lingkungannya. Penyesuaian diri merupakan salah satu tugas perkembangan tersulit pada masa remaja. Masih banyak ditemukan remaja yang terkena stres bahkan depresi akibat dari kegagalan dalam menyesuaikan diri di lingkungan yang penuh tekanan. Oleh karena itu, penanganan masalah ini bisa menggunakan coping.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa yang seringkali dialami oleh santri baru, apa faktor yang mengakibatkan stres pada santri baru, bagaimana cara mengurangi stres santri baru. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah memperoleh pemahaman penerapan coping stres dan adaptasi dalam bentuk mengurangi stres santri baru.
Metode yang digunakan dalam hal ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Dengan jumlah 7 subjek, 5 dari santri, 1 dari pengurus, dan 1 dari ustadzah menggunakan teknik random sampling untuk memilih subjek. Data yang terkumpul selanjutnya direduksi. Untuk mempermudahkan dalam memahami data yang diperoleh dan memastikan data terstruktur dengan baik, teratur dan sistematis menggunakan triangulasi sumber data.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa santri baru pondok pesantren Thoriqul Huda Cekok Babadan Ponorogo sulit dalam penyesuaian diri di lingkungan baru. Permasalahan yang muncul meliputi kecemasan, tekanan batin, culture shock, frustrasi, dll. Faktor yang mengakibatkan stres santri baru ada lima yaitu, dari segi makanan, segi fasilitas, tuntutan akademik, tuntutan non akademik, dan culture shock. Cara mengurangi stres santri baru menggunakan coping stress dan adaptasi. Coping dibagi menjadi dua yaitu coping yang berfokus pada emosional mengatasinya dengan cara berpikir positif, menenangkan diri, menerima keadaan, aktivitas spiritual, dll. Coping yang berfokus pada masalah mengatasinya dengan cara mencari solusi, mendekatkan diri kepada Allah, dll. Sedangkan adaptasi yang baik bisa dibantu dari dukungan sosial merupakan salah satu cara untuk meningkatkan adaptasi psikologis santri baru.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Rozi Indrafuddin
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 26 May 2025 03:42
Last Modified: 26 May 2025 03:42
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32808

Actions (login required)

View Item View Item