...LENGKAPI TTD DAN STEMPEL PADA LEMBAR PENGESAHAN, KEASLIAN TULISAN SERTA PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)... Konsep Keluarga Sakinah dalam Tafsir Al Misbah

Saputri, Sulistiana (2016) ...LENGKAPI TTD DAN STEMPEL PADA LEMBAR PENGESAHAN, KEASLIAN TULISAN SERTA PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)... Konsep Keluarga Sakinah dalam Tafsir Al Misbah. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img]
Preview
Text
210412005_Sulistiana Dwi Saputri_Ilmu Al Qur'an dan Tafsir.pdf

Download (25MB) | Preview

Abstract

Saputri, Sulistiana Dwi. 2016. Konsep Keluarga Sakinah dalam Tafsir Al-Misbah Skripsi. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Jurusan Ushuluddin dan Dakwah Sekolah TinggiAgama Islam Negeri (STAIN) Ponorogo. Pembimbing Irma Rumtianing U. H, M.Si.

Kata Kunci: M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, Saki>nah

Corak dan nuansa tafsir yang berbeda, memberikan hasil yang berbeda pula. Begitu pula dengan Tafsir Al-Misbah yang dikarang oleh M. Quraish Shihab yang berasal dari Indonesia. Dalam penafsirannya mengenai keluarga saki>nah , M. Quraish Shihab merupakan salah satu penafsir dari Indonesia yang jiwa sosial kemasyarakatannya sangat tinggi. Jadi penulis tertarik untuk menhgkajinya. Skripsi ini membahas tentang pandangan M. Quraish Shihab terhadap konsep keluarga sakinah dalam Tafsir Al-Misbah pertanyaan kunci seperti apakah M. Quraish Shihab memahami saki>nah dalam keluarga dalam Tafsr Al-Misbah dengan mengajukan pertanyaan pendukung yaitu: Bagaimana konsep keluarga saki>nah menurut pandangan al-Qur’an dan Bagaiman penafsiran M. Quraish Shihab terhadap ayat-ayat sakinah dalam Al-Qur’an.
Untuk menjawab pertanyaan di atas penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik. Adapun sumber datanya adalah buku-buku karya M. Quraish Shihab dan buku-buku yang setema dengan tema ini. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah content analysis, teknis yang digunakan untuk membaca pemikiran M. Quraish Shihab dalam menafsirkan ayat.
Menurut M. Quraish Shihab keluarga saki>nah tidak datang begitu saja, tetapi ada syarat bagi kehadirannya. Ia harus diperjuangkan, dan yang pertama lagi utama, adalah menyiapkan kalbu. saki>nah /ketenangan bersumber dari dalam kalbu, lalu terpancar ke luar dalam bentuk aktivitas. Memang, al-Qur'an menegaskan bahwa tujuan disyariatkannya pernikahan adalah untuk menggapai saki>nah. Namun, itu bukan berarti bahwa setiap pernikahan otomatis melahirkan saki>nah, mawaddah, dan rahmat." Pendapat M. Quraish Shihab di atas, menunjukkan bahwa keluarga saki>nah memiliki indikator sebagai berikut: pertama, memilih pasangan hidup; kedua, rumah tangga harus dilandasi cinta; ketiga, Islam mengutamakan cinta kasih sesudah menikah; membangun rumah tangga yang baik dan tenang. Menurut M. Quraish Shihab, beberapa faktor untuk membentu keluarga saki>nah: (a) Kesetaraan.. (b) Musyawarah. (c) kesadaran akan kebutuhan pasangan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Irma Rumtianing U
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Ilmu Al Qur’an dan Tafsir
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 24 Feb 2025 03:07
Last Modified: 24 Feb 2025 03:07
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/32121

Actions (login required)

View Item View Item