Septiana, Elysa (2025) Strategi Pemasaran Industri Halal Fashion Di Ponorogo Untuk Menarik Minat Konsumen Dalam Penggunaan Jasa Jahit. Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
501230004_ELYSA SEPTIANA_MAGISTER EKONOMI SYARIAH.pdf Download (4MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keresahan penjahit di Ponorogo. Mereka mengeluhkan semakin banyaknya orang yang membuka jasa jahit, pakaian ready to wear dan juga persaingan harga pada jasa jahit, kualitas produk, dan desain pada pakaian muslim. Dalam hal ini, produk halal fashion di Ponorogo menciptakan strategi pemasaran dengan memiliki ciri khas dari masing-masing penjahit untuk menarik minat konsumen dan mempertahankan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis strategi pemasaran, 2) Alasan para industri halal fashion di Ponorogo menggunakan strategi pemasaran segmenting, targeting, positioning, dan 7P untuk menarik minat konsumen dalam penggunaan jasa jahit, 3) Untuk menganalisis efektivitas strategi pemasaran industri halal fashion di Ponorogo untuk menarik minat konsumen dalam penggunaan jasa jahit. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Temuan yang diperoleh dalam strategi pemasaran Industri halal fashion di Ponorogo untuk menarik minat konsumen dalam penggunaan jasa jahit, yaitu terutama pada Sakha Boutiqe, Butik Ayu, dan Vero Collection memberikan pelayanan yang berbeda-beda kepada konsumen. Strategi Sakha Boutiqe (Butik & Batik) fokus segmen pasarnya di Ponorogo, Magetan, dan Banten. Targeting, kalangan pegawai, dan positioning, dikenal sebagai spesialis pakaian formal untuk pegawai. Strategi 7P yang diterapkannya, product: produk konsumen pribadi, price: penetapan harga berbasis persepsi biaya dan diskon berupa potongan harga, promotion: periklanan melalui media sosial dan promosi hasil jahitan di promosikan oleh influencer lokal, place: distribusi campuran (distribusi langsung dan tidak langsung), people: karyawan jahit yang memiliki kompetensi yang sudah teruji kualitas jahitannya, process: tepat waktu, sesuai perjanjian dengan konsumen, dan physical evidence: memberikan vasilitas lengkap, sehingga membuat konsumen nyaman, dan parkiran yang aman.
Segmenting butik ayu fokus di hongkong, singapura, dan taiwan kalangan semua usia. Targeting, TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang memiliki penghasilan tinggi. Positioning, terkenal sebagai spesialis pakaian gamis. Strategi 7P yang diterapkannya, yaitu product: produk industri, price: penetapan harga berbasis persepsi biaya dan memberikan diskon gratis ongkir sebesar 40% secara rutin, dan 50% pada saat flash sale akhir tahun, promotion: periklanan melalui media sosial dan melalui 20 reseller yang beroperasi di hongkong, singapura, dan taiwan, place: strategi tidak langsung, people: kolega jahit yang memiliki kompetensi yang professional, process: tepat waktu, satu minggu sekali melakukan pengiriman produk keluar negeri, dan physical evidence: masih dalam perbaikan, tempat parker minimalis.
Segmentasi Vero Collection fokus di daerah Pasar Pulung, Pasar Ngrayun, dan Ponorogo kota. Targeting, kalangan menengah kebawah, untuk pria dan wanita. Positiong, terkenal sebagai spesialis seragam. Strategi 7P yang diterapkannya, product: produk konsumen pribadi dan produk belanja untuk memenuhi kebutuhan konsumen, price: penetapan harga berbasis pesaing dan diskon berupa cashback, promotion: periklanan melalui media social, place: distribusi campuran (distribusi langsung dan tidak langsung), people: karyawan jahit yang mumpuni di bidang jahitan, process: tepat waktu dan proses terstruktur, sesuai perjanjian dengan konsumen, dan physical evidence: memiliki tempat parker yang luas, sehingga memudahkan konsumen untuk menyimpan kendaraannya. Strategi STP maupun 7P dari ketiga butik ini berjalan dengan efektif, dengan ukuran kejelasan tujuan yang hendak dicapai, kejelasan strategi pencapaian tujuan, proses analisis dan perumusan kebijakan yang mantap, perencanaan yang matang, penyusunan program yang tepat, tersedia sarana dan prasarana kerja, pelaksanaan yang efektif dan efisien, sistem pengawasan dan pengendali yang bersifat mendidik.
Kata Kunci: Pemasaran; Produk; Halal; Fashion; Jasa Jahit
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Luhur Prasetyo |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140209 Industry Economics and Industrial Organisation |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 02 May 2025 08:24 |
| Last Modified: | 02 May 2025 08:24 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
