Az-zahro, Annisa Luthfi (2025) Implementasi Metode Takriri dalam Penguatan Hafalan Al-Qur'an Siswa di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ar-Rahmah Pacitan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
201210055_Annisa Luthfi Az-Zahro_Pendidikan Agama Islam.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Menghafal Al-Qur'an merupakan sebuah proses untuk mengingat ayat-ayat Al Qur'an dengan sempurna. Dalam menghafal Al-Qur'an pasti ada rintangan yang dilalui terlebih bagi seorang pelajar dengan banyaknya kegiatan sekolah menjadi salah satu rintangan dalam menghafal Al-Qur'an. Untuk tetap menjaga hafalan diperlukan metode yang tepat dalam penerapannya. Seperti pada pada program tahfiẓ di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan yang sudah berganti-berganti metode menghafal Al-Qur'an untuk menemukan metode yang tepat dan pada akhirnya mengambil metode takriri untuk diterapkan pada program tahfiẓ.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) penerapan metode takriri dalam penguatan hafalan siswa di SMPIT Ar-Rahmah; (2) evaluasi metode takriri dalam penguatan hafalan siswa di SMPIT Ar-Rahmah; dan (3) implikasi metode takriri dalam penguatan hafalan siswa di SMPIT Ar-Rahmah.
Adapun dalam penelitian ini penelitimenggunakan metode kualitatif studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Partisipan penelitian berasal dari kepala sekolah, waka kurikulum, ustadzah pengampu tahfiẓ, dan para siswa SMPIT Ar-Rahmah Pacitan. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan model analisa Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisa data ditemukan bahwa, pertama penerapan metode takriri di SMPIT Ar-Rahmah sudah berjalan selama tujuh tahun dengan tiga tingkatan kelas yaitu (1) tahsin untuk siswa yang belum lancar bacaan AlQur'annya, (2) tahfiẓ untuk siswa yang sudah lancar bacaan Al-Qur'annya (3) takhasus untuk siswa yang sudah mempunya hafalan sebelumnya. Untuk target setoran harian minimal 1 TM (Tanda Matan) dan muraja’ah 1 halaman setiap pertemuan, untuk target selama tiga tahun minimal dua juz. Kedua, evaluasi siswa ada tiga yaitu, evaluasi harian ketika setoran, evaluasi akhir semester dengan mengujikan hafalannya sebanyak lima halaman terakhir, dan evaluasi akhir dengan mengujikan seluruh hafalannya dengan minimal nilai 84 sebagai syarat mengikuti wisuda tahfiẓ. Ustadz dan ustadzah juga mendapat evaluasi setiap bulan dengan rapat evaluasi, standarisasi dan muaraja’ah bersama antar ustadz dan ustadzah pengampu tahfiẓ. Ketiga, implikasi dari penerapan metode takriri adalah siswa menjadi mudah dalam menghafal dan mencapai target yang telah ditetapkan oleh sekolah dan jumlah siswa yang mengikuti wisuda tahfiẓ semakin meningkat setiap tahunnya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Afif Syaiful Mahmudin |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 May 2025 01:44 |
| Last Modified: | 05 May 2025 01:44 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32286 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
