Laili, Ulya Sahara (2025) Analisis Tuntunan Keluarga Sakinah Dalam Rumah Tangga (Studi Komparasi Pada Buku Tuntunan Keluarga Sakinah Majelis Tarjih Muhammadiyah Dan Ditjen Bimas Islam Kemenag). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Ulya Sahara Laili 101210197 Skripsi Full.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Pentingnya kajian tentang konsep keluarga sakinah muncul dari kebutuhan untuk memahami kembali nilai-nilai yang mendasari keharmonisan rumah tangga serta dalam hal menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Pemerintah sebagai pelaksana amanah yang diemban suatu negara mempunyai kewajiban untuk menyiapkan fasilitas yang mendukung terbinanya keluarga. Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Kementerian Agama memiliki konsepsi masing-masing tentang keluarga sakinah. Keduanya sama-sama memiliki ranah atau bidang dalam memberikan panduan dan kajian keluarga sakinah. Buku tuntunan keluarga sakinah yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah dan Kemenag menjadi penting untuk diperbandingkan terlebih karena buku tersebut banyak dipergunakan oleh keluarga muslim di Indonesia sebagai pedoman awal mewujudkan keluarga sakinah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana konsep keluarga sakinah pada buku tuntunan keluarga sakinah Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Ditjen Bimas Islam Kemenag? dan 2. Bagaimana pembinaan keluarga sakinah pada buku tuntunan keluarga sakinah Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Ditjen Bimas Islam Kemenag?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif normatif, dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan teknik pengumpulan data adalah dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang berkesinambungan dengan objek pembahasan yang diteliti. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis komparatif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Muhammadiyah dan Kemenag memiliki kesamaan dalam menjabarkan konsep keluarga sakinah. Konsep keduanya sesuai dengan kesimpulan Quraish Shihab bahwa keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang. Perbedaan konsep Muhammadiyah dan Kemenag hanya terletak pada segi penamaan keluarga sakinah dan perbedaan kajian. Perbedaan kajian ini ialah bahwa Muhammadiyah mempunyai asas keluarga sakinah, dan Kemenag mencetuskan tingkatan keluarga sakinah. Muhammadiyah dan Kemenag memiliki fokus masing-masing terhadap aspek yang perlu dibina dalam keluarga sakinah. Aspek tersebut kemudian berimplikasi pada penerapan keluarga yang berbeda antara keduanya. Dari sisi implementasi, disimpulkan bahwa buku Muhammadiyah memiliki keunggulan dari segi materi. Meski demikian, dari perbedaan aspek pembinaan dapat diketahui bahwa kedua buku tuntunan keluarga sakinah Muhammadiyah dan Kemenag dapat saling melengkapi satu dengan yang lainnya dan dapat memberikan penjelasan pembinaan keluarga sakinah secara utuh.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Maksum |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 May 2025 01:49 |
| Last Modified: | 05 May 2025 01:49 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32296 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
