Arsyadani Hakim, Ahmad (2025) Implmentasi Perlindungan Hak-Hak Istri Oleh Hakim Pengadilan Agama Ponorogo Dalam Perkara Cerai Talak Perspektif MAQĀṢID Al-SHARĪ’AH. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Ahmad Arsyadani Hakim IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HAK-HAK ISTRI OLEH HAKIM PENGADILAN AGAMA PONOROGO DALAM PERKARA CERAI TALAK PERSPEKTIF MAQĀṢID Al-SHARĪ’AH.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Arsyadani Hakim, Ahmad 2024. Implementasi Perlindungan Hak-Hak Istri Oleh Hakim Pengadilan Agama Ponorogo Dalam Perkara Cerai Talak Perspektif Maqāṣid Al-Sharī’ah. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Muhammad Ali Murtadlo, S.H.I, M.H.
Kata Kunci/Keywords: Hak-hak istri, Pengadilan Agama, Cerai talak, Nafkah, Maqāṣid al-sharī’ah.
Perceraian merupakan fenomena sosial yang terus meningkat, termasuk di Ponorogo. Dalam proses cerai talak, perempuan sering kali berada dalam posisi yang lebih rentan, terutama dalam pemenuhan hak-haknya pasca perceraian. Idealnya, putusan pengadilan mampu menjamin hak-hak istri secara efektif. Namun, dalam realitasnya, masih banyak kasus di mana hak-hak tersebut sulit terealisasi akibat kendala eksekusi putusan dan ketidakpatuhan mantan suami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya dan komitmen hakim Pengadilan Agama Ponorogo dalam mengimplementasikan perlindungan hak-hak istri serta upaya hakim dalam memperjuangkan nafkah istri pasca putusan cerai talak dalam perspektif maqāṣid al-sharī’ah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana upaya dan komitmen hakim Pengadilan Agama Ponorogo dalam mengimplementasikan hak-hak istri dalam perkara cerai perspektif maqāṣid al-sharī’ah? Bagaimana upaya hakim Pengadilan Agama Ponorogo memperjuangkan hak istri tentang nafkah pasca putusan cerai talak perspektif maqāṣid al-sharī’ah?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Sedangkan Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa hakim PA Ponorogo berkomitmen dalam memberikan perlindungan terhadap hak-hak istri pasca perceraian dengan mengacu pada hukum positif dan hukum syari’at, serta prinsip maqāṣid al-sharī’ah. Implementasi perlindungan dilakukan melalui pemberian hak nafkah iddah, mut’ah, dan nafkah anak yang diatur dalam putusan cerai talak. Hakim juga menggunakan hak ex officio untuk memastikan pemenuhan hak-hak tersebut. Dari perspektif maqāṣid al-sharī’ah, implementasi ini mencerminkan lima prinsip utama: menjaga agama (hifẓ ad-dīn) melalui upaya mediasi, menjaga jiwa (hifẓ an-nafs) dengan memastikan nafkah bagi istri, menjaga akal (hifẓ al-‘aql) melalui edukasi hukum, menjaga keturunan (hifẓ an-nasl) dengan perlindungan hak anak, serta menjaga harta (hifẓ al-māl) dengan memastikan kewajiban nafkah tertuang dalam amar putusan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Muhammad Ali Murtadlo |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 05 May 2025 06:33 |
| Last Modified: | 05 May 2025 06:33 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
