Husna, Zulfa Nur Laila (2025) Tinjauan Hukum Islam Dan Undang-undang Perlindungan Konsumen Terhadap Klausula Baku Dalam Praktik Jual Beli Di Suryamart Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
ZULFA NUR LAILA HUSNA - 102210139 - Hukum Ekonomi Syariah.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Husna, Zulfa Nur Laila. 2025. Tinjauan Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Terhadap Klausula Baku Dalam Praktik Jual Beli Di Suryamart Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Imroatul Munfaridah M.S.I.
Kata Kunci/Keywords: Hukum Islam, Klausula Baku, Jual Beli, Suryamart
Klausula baku atau klausula eksenorasi, merupakan aturan yang telah disiapkan dan ditetapkan secara sepihak oleh pelaku usaha dalam suatu perjanjian yang mengikat konsumen. Meskipun klausula ini termasuk dalam asas kebebasan berkontrak, seringkali menimbulkan ketidakseimbangan karena membatasi hak-hak konsumen. Dalam hukum Islam, prinsip Hak Khiyār diatur untuk menjamin keadilan, kebebasan, dan kemaslahatan bagi kedua belah pihak dalam transaksi jual beli. Salah satu contoh penerapan klausula baku ditemukan di Suryamart Ponorogo, swalayan terbesar di Ponorogo, yang mencantumkan klausula “Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar/dikembalikan” pada nota pembayaran. Klausula ini membatasi hak konsumen untuk mengajukan komplain atau meminta penggantian barang yang cacat atau tidak sesuai. Meskipun dimaksudkan untuk melindungi pelaku usaha, penerapannya perlu dikaji lebih lanjut karena berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 dan prinsip keadilan dalam Islam
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana praktik klausula baku di Suryamart Ponorogo dalam tinjauan hukum Islam? Bagaimana implementasi hukum perlindungan konsumen terhadap hak-hak konsumen dalam praktik klausula baku di Suryamart Ponorogo?
Adapun skripsi ini merupakan jenis penelitian normatif yang didukung dengan penelitian empiris atau field research (penelitian lapangan) dan menguraikan hasil serta pembahasan penelitian dengan metode kualitatif yang dalam pengumpulan datanya menggunakan metode deskriptif, yaitu mengumpulkan data dari para informan. Metode pegumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dalam penelitian ini pertama, Suryamart Ponorogo dalam menerapkan klausula baku masih menerapkan hak Khiyār, yaitu Khiyār majlis dan Khiyār syarat. Hal ini dibuktikan dalam proses penukarannya perlu adanya nota pembayaran, barang masih bersegel, dan jeda penukaran tidak terlalu lama dengan pembelian. Kedua penerapan klausula di Suryamart ponorogo masih belum sesuai dengan UUPK Pasal 18 ayat (1), Pasal 18 ayat (2), Pasal 4 ayat (8), Pasal (7) poin (e). Pada praktiknya konsumen di Suryamart masih kesulitan menukar barang rusak karena prosedur ketat, seperti segel terbuka atau tanpa bukti pembelian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Imroatul Munfaridah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 07 May 2025 02:34 |
| Last Modified: | 07 May 2025 02:34 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
