Purwadewi, Nindya Intan (2025) File tidak bisa dibuka, silakan kirim ulang dengan format "PDF" PENGUPAHAN BURUH MATUN DI DESA TRISONO PERSPEKTIF KEADILAN HUKUM ISLAM. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
|
Text
PENGUPAHAN BURUH MATUN DI DESA TRISONO PERSPEKTIF KEADILAN HUKUM ISLAM.docx Download (1MB) |
Abstract
Pengupahan merupakan hal yang tidak terlepas dari suatu kegiatan yang mengandalkan jasa seperti halnya buruh matun. Sebagai kelompok yang mayoritas Islam, pastilah menggunakan hukum Islam dalam pelaksanaannya. Dalam suatu pengupahan di Desa Trisono ditemukan adanya perbedaan upah yang diterima oleh laki-laki dan perempuan. Perbedaan ini menjadi hal yang cukup menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana proses akad pengupahan matun di Desa Trisono Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo perspektif akad ija>rah? (2) bagaimana praktik pengupahan matun di Desa Trisono Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo perspektif keadilan hukum Islam? Dari rumusan masalah tersebut, penelitian ini memiliki tujuan mengetauhui proses akad pengupahan matun menggunakan akad ija>rah, serta mengetahui praktik pengupahan yang terjadi dari sudut keadilan hukum Islam.
Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu dengan metode deskriptif analisis.
Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pertama, bahwa dalam akad matun yang berlangsung di Desa Trisono dengan akad ija>rah, yang mana dalam akadnya berlaku kebiasaan yang ada di masyarakat, yaitu akadnya dilaksanakan dengan bentuk dila>lah ghayru lafz}iyyah, sehingga dianggap sah. Kedua, dalam praktik pengupahan matun di Desa Trisono tidak memenuhi prinsip keadilan, karena idealnya suatu pengupahan yang adil terpenuhi secara distributif dan proporsional, adapun yang terjadi di Desa Trisono upah yang diberikan dengan nominal yang berbeda serta mendapat tambahan rokok bagi pekerja laki-laki, padahal jenis pekerjaan, waktu, serta hasil yang diperoleh pihak laki-laki maupun perempuan adalah sama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | UMARWAN SUTOPO |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo |
| Date Deposited: | 07 May 2025 03:00 |
| Last Modified: | 07 May 2025 03:00 |
| URI: | http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/32353 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
