TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP MEKANISME TRANSAKSI JUAL BELI HANDPHONE BEKAS DENGAN SISTEM CASH ON DELIVERY (COD) (Studi Kasus Kecamatan Ponorogo)

Dikasrolis, Muhamad (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP MEKANISME TRANSAKSI JUAL BELI HANDPHONE BEKAS DENGAN SISTEM CASH ON DELIVERY (COD) (Studi Kasus Kecamatan Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of Muhamad Dikasrolis-naskah skripsi.pdf]
Preview
Text
Muhamad Dikasrolis-naskah skripsi.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya transaksi jual beli handphone second dengan sistem COD di Kecamatan Ponorogo. Dalam praktiknya, penjual menawarkan handphone bekas melalui platform media sosial. Namun, dalam pelaksanaannya, pembeli sering merasa dirugikan akibat ketidakterbukaan penjual mengenai kualitas dan kondisi handphone yang dijual. Hal ini menyebabkan perselisihan antara penjual dan pembeli.
Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada keabsahan akad jual beli handphone bekas secara COD dalam perspektif hukum Islam serta penerapan konsep khiyār dalam transaksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian akad jual beli dengan hukum Islam serta melihat bagaimana praktik khiyār diterapkan dalam jual beli handphone bekas dengan sistem COD di Kecamatan Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini ditarik menggunakan metode induktif, yaitu dengan melakukan pengamatan terlebih dahulu, kemudian menyusun kesimpulan berdasarkan hasil pengamatan tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad jual beli handphone bekas secara COD di Kecamatan Ponorogo telah sesuai dengan hukum Islam karena memenuhi rukun dan syarat jual beli. Meskipun akad jual beli tetap sah, namun, penjual yang tidak jujur tetap dianggap berdosa. Terkait praktik khiyār, ditemukan bahwa transaksi ini mencakup khiyār majlis dan khiyār sharat . Dari segi khiyār majlis, pembeli dan penjual memiliki hak untuk melanjutkan atau membatalkan transaksi sebelum meninggalkan tempat transaksi. Namun, khiyār sharat dalam jual beli handphone bekas secara COD belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip hukum Islam karena adanya ketidakkonsistenan penjual dalam memenuhi kesepakatan. Meskipun demikian, ketidaksesuaian tersebut tidak membatalkan akad jual beli.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Fuady Abdullah
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 07 May 2025 04:35
Last Modified: 07 May 2025 04:35
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32357

Actions (login required)

View Item View Item