Analisis Putusan Hakim Dalam Perkara Permohonan Izin Poligami Sebab Kelainan Seksual Di Pengadilan Agama Trenggalek (Studi Putusan Nomor: 140/Pdt.G/2023/PA.Trk)

Khoironi, Ahmad Septian (2025) Analisis Putusan Hakim Dalam Perkara Permohonan Izin Poligami Sebab Kelainan Seksual Di Pengadilan Agama Trenggalek (Studi Putusan Nomor: 140/Pdt.G/2023/PA.Trk). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of SKRIPSI AHMAD SEPTIAN ETHESIS.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI AHMAD SEPTIAN ETHESIS.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Ahmad Septian Khoironi 2025, Analisis Putusan Hakim Dalam Perkara Permohonan Izin Poligami Sebab Kelainan Seksual Di Pengadilan Agama Trenggalek (Studi Putusan Nomor:140/Pdt.G/2023/Pa.Trk). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Muhammad Ali Murtadlo, M.H.
Kata Kunci/Keywords: Putusan Hakim Pengadilan Agama, Poligami, Kelainan Seksual
Dalam Putusan Perkara Nomor:140/Pdt.G/2023/Pa.Trk dijelaskan bahwa pemohon mengajukan permohonan izin poligami dengan alasan memiliki kelainan seksual, yakni selalu meminta berhubungan badan secara berlebih kepada termohon sehingga termohon tidak mampu untuk melayaninya, dan hakim tetap mengabulkan perkara tersebut. Peneliti mengkaji analisis yuridis dan maqa>s}id syar>i'ah terhadap pertimbangan dan Putusan Hakim yang dikabulkannya perkara tersebut.
Rumusan dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana analisis yuridis terhadap pertimbangan hakim dalam mengabulkan perkara nomor:140/Pdt.G/2023/PA.Trk tentang permohonan izin poligami sebab kelainan seksual di Pengadilan Agama Trenggalek? 2. Bagaimana tinjauan maqāṣid syarī’ah terhadap Putusan Hakim dalam perkara nomor:140/Pdt.G/2023/PA.Trk tentang permohonan izin poligami sebab kelainan seksual di Pengadilan Agama Trenggalek?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research). Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, selanjutnya sumber data primer penelitian ini berlandaskan Putusan perkara nomor:140/Pdt.G/2023/PA.Trk dan hasil wawancara Majelis Hakim yang mengabulkan perkara tersebut.
Hasil penelitian ini bahwa: 1. Secara yuridis perkara permohonan izin poligami sebab kelainan seksual patut dikabulkan, dengan pertimbangan hakim jika syarat dan ketentuan yang diajukan pemohon telah terpenuhi dan sesuai Perundang-Undangan yang mengatur. Hakim menggunakan metode penafsiran gramatikal dan penafsiran teleologis serta menggunakan metode agumentum per analogiam dalam menggunakan pasal yang mengatur sehingga alasan yang diajukan pemohon sesuai dengan alasan Perundang-Undangan. 2. Hakim mempertimbangkan prinsip maqāṣid syarī’ah dalam mengabulkan perkara tersebut. Dengan melibatkan aspek perlindungan agama (h{ifz{ al-din) karena poligami diperbolehkan dalam agama dan jika tidak dikabulkan dikhawatirkan akan melanggar syariat dan norma agama, perlindungan diri (h{ifz{ al-nafs) demi kesejahteraan lahir dan batin para pihak, perlindungan akal (h{ifz{ al-‘aql) emotional control dan disfungsional berpikir, perlindungan keturunan (h{ifz{ al-nasl) memberikan hak, kejelasan nasab, serta status keperdataan lainnya terhadap anak, perlindungan harta (h{ifz{ al-ma>l) pemohon secara finansial mampu untuk menafkahi anak anak dan istri istrinya, serta memberikan ketetapan hukum terhadap pemisahan harta bersama yang diperoleh pemohon dengan istri istrinya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Muhammad Ali Murtadlo
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 07 May 2025 05:14
Last Modified: 07 May 2025 05:14
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32359

Actions (login required)

View Item View Item