Pratama, Muammad Gasa (2025) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Larangan Jual Beli Pakaian Bekas Impor (Thrift) Dalam Regulasi Perdagangan (Studi Di Pasar Tugu Pahlawan Pagi Surabaya). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi - Muhammad Gasa Pratama - Fix Pasca Ujian Ethessis.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Maraknya jual beli pakaian bekas impor (thrift) dikarenakan harganya yang terjangkau dari (dikarenakan bekas pemakaian), serta pakaian bekas tersebut bermerk. Meskipun terdapat Regulasi Perdagangan yang melarang pakaian bekas impor tersebut, faktanya hingga saat ini aktivitas jual beli pakaian bekas impor yang berada di Pasar Tugu Pahlawan Pagi Surabaya masih ramai penjual dan pembeli.
Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi Bagaimana analisis maslahah mengenai jual beli pakaian bekas impor (thrift) terhadap penjual dan pembeli di Pasar Tugu Pahlawan Pagi Surabaya? Bagaimana implementasi Regulasi Perdagangan terhadap larangan jual beli pakaian bekas impor (thrift) di Pasar Tugu Pahlawan Surabaya?
Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan, jual beli pakaian bekas impor yang di Pasar Tugu Pahlawan Pagi Surabaya memberikan manfaat bagi penjual serta pembeli. Berdasarkan analisis maslahah tersebut memenuhi maslahah dari segi kualitas dan kepentingan kemaslahatannya, seperti : Maslahah Dharuriyah, Hajiyah, Tahsinisyah. Disamping itu, juga terdapat madharat dari praktik jual beli pakaian bekas tersebut, bila mempetimbangkan maslahah ’ammah dari Regulasi yang melarang pakaian bekas impor, merupakan upaya Pemerintah mewujudkan kemaslahatan yang dapat dirasakan untuk masyarakat luas, maka maslahah yang bersifat kepentingan umum tersebut harus diutamakan. Selanjutnya implementasi Regulasi Perdagangan terhadap larangan jual beli pakaian bekas impor dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan Aparat kepolisian belum efektif, karena implementasi hanya sebatas sosilisasi tanpa adanya sanksi. Kendala dalam implementasi Regulasi Perdagangan yang melarang jual beli pakaian bekas impor tersebut dari, peraturan hukum, keterbatasan kewenangan, keterbatasan sumber daya manusia, dan kesadaran masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Lukman Santoso |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 08 May 2025 05:20 |
| Last Modified: | 08 May 2025 05:20 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32379 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
