Pandangan Pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo Sedah Jenangan Ponorogo Tentang Konsep Kafāah Dalam Pernikahan

Darulkhoyriyah, Darulkhoyriyah (2025) Pandangan Pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo Sedah Jenangan Ponorogo Tentang Konsep Kafāah Dalam Pernikahan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of Darulkhoyriyah - Skripsi - Etheses.pdf]
Preview
Text
Darulkhoyriyah - Skripsi - Etheses.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Darulkhoyriyah 2025. Pandangan Pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo Sedah Jenangan Ponorogo Tentang Konsep Kafāah Dalam Pernikahan. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Lia Noviana, M.H.I.
Kata Kunci/Keywords: Pengasuh, Imam Madhab, Kafāah dalam Pernikahan
Pernikahan merupakan suatu bentuk ibadah yang sakral dan berkelanjutan. Untuk itu, diperlukan upaya-upaya yang sesuai agar keberlangsungan pernikahan dapat berjalan sesuai dengan tuntutan syariat sehingga mampu menciptakan keluarga yang bahagia dunia dan akhirat. Salah satu upaya untuk melaksanakan tujuan pernikahan dan meningkatkan kualitas pernikahan adalah dengan dianjurkannya kafāah. Dalam pernikahan, kafāah dapat diartikan sebagai kesetaraan dan keseimbangan antara calon suami dan calon istri. Menurut para imam madhab terdapat beberapa kriteria kafāah yang dapat dipertimbangkan seperti agama, nasab, harta, kemerdekaan, pekerjaan, dan aib. Pemaknaan kriteria kafāah tersebut mungkin berbeda-beda di dalam masyarakat, misalnya beberapa pengasuh di Pondok Pesantren Pendowo Walisongo Sedah Jenangan Ponorogo. Dengan adanya kafāah tersebut diharapkan menjadi pengaruh baik utamanya dalam pemenuhan hak dan kewajiban suami-istri dalam pernikahan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) bagaimana pandangan pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo terhadap kriteria kafāah dalam pernikahan? 2) bagaimana pandangan pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo terhadap pemenuhan hak dan kewajiban suami dan istri dalam pernikahan?
Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Dalam teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menguraikan, menjabarkan, dan menjelaskan praktik dan teori yang ada.
Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) kriteria-kriteria kafāah yang disampaikan oleh para pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo sangat beragam, namun mereka sepakat dasar utama pertimbangan yaitu persamaan agama. Pandangan pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo ini sudah sesuai dengan penjelasan yang dirumuskan oleh pendapat Imam Madhab. Hanya saja terdapat perbedaan kecenderungan pemaknaan tentang masing-masing kriteria di antara mereka. 2) pemenuhan hak dan kewajiban suami istri dalam pernikahan menurut pandangan pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo perlu memperhatikan aspek kerja sama yang baik antara suami dan istri. Pandangan yang disampaikan oleh para pengasuh Pondok Pesantren Pendowo Walisongo ini sudah sesuai dengan apa yang telah dirumuskan oleh jumhur ulama dalam buku Fiqih Madzhab Syafi’i. Dalam hal ini dibagi mengenai hak atas istri, hak atas suami, dan kewajiban suami dan istri. Analisis pandangan dipahami bahwa antara hak dan kewajiban suami dan istri harus dilakukan dengan memperhatikan pemahaman kondisi pasangan di kehidupan pernikahan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Lia Noviana
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 08 May 2025 07:42
Last Modified: 08 May 2025 07:42
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32382

Actions (login required)

View Item View Item