Analisis Perbandingan Pola Asuh Antara Pernikahan Dini Dan Pernikahan Usia Ideal Terhadap Pola Pengasuhan Anak Perspektif Maqasid Al-Shari’ah (Studi Kasus Di Desa Ngunut Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan)

Munawaroh, Diana Nasiatul (2025) Analisis Perbandingan Pola Asuh Antara Pernikahan Dini Dan Pernikahan Usia Ideal Terhadap Pola Pengasuhan Anak Perspektif Maqasid Al-Shari’ah (Studi Kasus Di Desa Ngunut Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of DIANA NASIATUL M- NASKAH SKRIPSI.pdf]
Preview
Text
DIANA NASIATUL M- NASKAH SKRIPSI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Masalah yang terjadi di Desa Ngunut Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan adalah masih banyak ditemukan kasus pernikahan dini. Pernikahan dini adalah pernikahan yang salah satu atau kedua calon mempelai kurang dari 19 tahun. Dalam masalah ini pernikahan dini ini masih kurang dalam pengetahuan, mental maupun pengalaman hal ini juga mempengaruhi pola asuh yang diterapkan, karena pasangan yang menikah dini masih membutuhkan pendidikan tetapi harus terbebani dengan mendidik anak, hal ini dalam mengasuh anak masih kurang baik. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana cara pola asuh anak antara pernikahan dini dan pernikahan usia ideal ditinjau dari teori maqasid al-shari’ah. (2) Bagaimana hambatan dalam pola asuh anak antara pernikahan dini dan pernikahan usia ideal di desa Ngunut. Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan hasil wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitatif.

Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pola asuh yang diterapkan pasangan menikah dini pola asuh otoriter dan pola asuh permisif. Adapun pola asuh pada pernikahan usia ideal adalah pola asuh demokratis. Adapun jika dari perspektif maqasid al-shari’ah pola asuh yang diterapkan pada pernikahan dini yakni pola asuh otoriter dan permisif tidak sejalan dengan prinsip maqasid al-shari’ah yakni memelihara agama, memelihara jiwa, memelihara akal, memelihara keturunan. Berbeda dengan pola asuh demokratis yang sejalan dengan prinsip maqasid al-shari’ah tersebut. Karena jika dilihat dari maqasid al-shari’ah pola asuh demokratis memberikan kemanfaatan dan kebaikan anak untuk masa yang akan datang daripada pola asuh otoriter dan pola asuh permisif. Adapun hambatan yang dialami oleh pasangan yang menikah dini hambatan pada pernikahan dini adalah kurangnya pengalaman dan pengetahuan tentang mengasuh, belum bisa mengontrol emosi, mengontrol anak, anak sering rewel, ketagihan main gadget, bergantung pada orang tua. Sedangkan, pada pernikahan usia ideal hambatannya perbedaan pendapat dengan orang tua dulu, masih kurangnya pendidikan, anak susah diatur dan susah belajar, anak umur 3 tahun sudah mulai meniru perilaku orang dewasa.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Niswatul Hidayati
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 09 May 2025 01:22
Last Modified: 09 May 2025 01:22
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32415

Actions (login required)

View Item View Item