Fenomena Marriage Is Scary Dan Dampaknya Terhadap Kesiapan Menikah Mahasiswa Generasi Z: Studi Pada Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Ponorogo Perspektif Interaksionisme Simbolik

Rahmawati, Natasya (2025) Fenomena Marriage Is Scary Dan Dampaknya Terhadap Kesiapan Menikah Mahasiswa Generasi Z: Studi Pada Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Ponorogo Perspektif Interaksionisme Simbolik. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of NATASYA RAHMAWATI_NASKAH SKRIPSI_101210143.pdf]
Preview
Text
NATASYA RAHMAWATI_NASKAH SKRIPSI_101210143.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Di dalam teori interaksionisme simbolik terdapat 4 tahap Tindakan manusia menurut G. H Mead yaitu dorongan hati, persepsi, manipulasi, da penyempurnaan yang digunakan untuk menganalisis persepsi dan dampak fenomena Marriage Is Scary terhadap kesiapan menikah mahasiswa HKI. Fenomena Marriage Is Scary adalah perasaan takut yang berlebihan terhadap kehidupan pernikahan. Fenomena Marriage Is Scary tidak berdampak secara signifikan pada kesiapan menikah mahasiswa HKI. Mereka cenderung belum siap untuk menikah dikarenakan faktor lain seperti usia, finansial, dan mental. Dengan adanya fenomena ini justru menjadi pengetahuan bagi mahasiswa untuk mempersiapkan pernikahan dengan sebaik mungkin.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana persepsi mahasiswa Gen Z Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Ponorogo terhadap fenomena Marriage Is Scary perspektif teori Interaksionisme Simbolik? Bagaimana dampak fenomena Marriage Is Scary terhadap kesiapan menikah mahasiswa Gen Z Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Ponorogo perspektif teori Interaksionisme Simbolik?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi. Sedangkan Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif.
Hasil dari penelitian ini adalah, 1. Persepsi mahasiswa HKI terhadap Marriage Is Scary ditinjau dari teori Interaksionisme Simbolik, bahwa pada tahap dorongan hati mahasiswa menemukan Marriage Is Scary di media sosial. Tahap persepsi mahasiswa memandang Marriage Is Scary adalah perasaan takut yang berlebihan terhadap pernikahan. Tahap manipulasi, semua mahasiswa tidak setuju Marriage Is Scary. Tahap penyempurnaan, mahasiswa memiliki cara untuk mengurangi rasa takut dan ragu terhadap pernikahan. 2. Fenomena Marriage Is Scary tidak berdampak secara signifikan terhadap kesiapan menikah mahasiswa HKI ditinjau dari teori Interaksionisme Simbolik bahwa tahap dorongan hati, mahasiswa sepenuhnya merasa belum siap untuk menikah. Tahap persepsi, mayoritas mahasiswa tidak terpengaruh terhadap fenomena tersebut, namun ada dua mahasiswa yang terpengaruh. Tahap manipulasi, mahasiswa mulai mempertimbangkan kesiapan menikah, Tahap penyempurnaan, mahasiswa memiliki cara untuk mempersiapkan pernikahan yang harmonis.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Anis Hidayatul Imtihanah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 09 May 2025 01:23
Last Modified: 09 May 2025 01:23
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32418

Actions (login required)

View Item View Item