Analisis Sosiologi Hukum Terhadap Fenomena Pernikahan Dini (Studi Kasus di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman)

Mufida, Kusnul Anisa (2025) Analisis Sosiologi Hukum Terhadap Fenomena Pernikahan Dini (Studi Kasus di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of KUSNUL ANISA MUFIDA - 101210105 - THESES.pdf]
Preview
Text
KUSNUL ANISA MUFIDA - 101210105 - THESES.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sepanjang tahun 2022 hingga tahun 2024 terdapat sebanyak 447 kasus pernikahan dini di Kabupaten Ponorogo. Namun, dalam rentan tahun 2022 hingga 2024 pernikahan dini paling tinggi berada di wilayah Kecamatan Ngrayun dan paling rendah berada di wilayah Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo. Dua Skecamatan ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan, dan hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk meneliti fenomena pernikahan dini di kedua wilayah tersebut.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana tinjauan sosiologi hukum terhadap faktor yang melatarbelakangi praktik pernikahan dini di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman pada tahun 2022-2024? (2) Bagaimana tinjauan sosiologi hukum terhadap peran Kantor Urusan Agama (KUA) dalam meminimalisir praktik pernikahan dini di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman?
Tujuan penelitian ini untuk membandingkan apa faktor yang melatarbelakangi pernikahan dini dan peran apa yang telah dilakukan Kantor Urusan Agama di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman dalam rentan waktu 2022-2024 dalam kajian sosiologi hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan atau field reseach yakni dengan datang langsung dikedua wilayah penelitian untuk mendapatkan data sebenarnya. Metode dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif yang menekankan pada analisis kemudian menyimpulkan secara induktif yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan.
Dalam tinjauan sosiologi hukum faktor yang sama dalam melatarbelakangi pernikahan dini di Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman dalam kurun tahun 2022-2024 adalah kehamilan diluar nikah dan kurangnya pengawasan orang tua. Sedangkan perbedaan yang melatarbelakangi pernikahan dini di Kecamatan Ngrayun adalah keinginan pribadi, kehamilan diluar nikah, pengaruh lingkungan, pendidikan, dan ekonomi dan Dalam prespektif sosiologi hukum faktor tersebut merupakan fenomena sosial suatu masyarakat dalam merespon hukum yang disebabkan rendanya kesadaran hukum. Dalam prespektif sosiologi hukum, peran lembaga KUA sangat penting dalam memberikan pemahaman dan kesadaran hukum terhadap masyarakat dalam meminimalisir pernikahan dini. Dalam hal ini KUA Kecamatan Ngrayun dan Kecamatan Siman telah melakukan upaya semaksimal mungkin dengan memberikan penyuluhan mandiri saat kedua calon pengantin masih dibawah usia 19 tahun, dan penyuluhan kepada remaja usia sekolah dengan program BRUS, serta menggandeng instansi lain dalam memberikan penyuluhan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Rif'ah Roihanah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 14 May 2025 02:58
Last Modified: 14 May 2025 02:58
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32457

Actions (login required)

View Item View Item