Fatchurahman, Aldy (2025) Alternatif Penyelesaian Sengketa Keluarga Melalui Tokoh Masyarakat Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Menurut Perma No 1 Tahun 2016 (Studi Kasus Desa Trosono Kecamatan Parang Kabupaten Magetan). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
skripsi WATERMARK.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara pria dan wanita untuk membentuk keluarg yang bahagia. Namun, perceraian menjadi fenomena sosial yang mengkhawatirkan, termasuk di Desa Trosono. Masyarakat desa lebih memilih penyelesaian sengketa keluarga melalui tokoh masyarakat daripada jalur hukum. Tokoh seperti kepala desa dan ulama berperan sebagai mediator dalam mediasi berbasis musyawarah untuk menjaga keharmonisan keluarga. Namun, peran ini belum optimal karena kurangnya pemahaman hukum dan keterampilan mediasi.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana peran dan fungsi tokoh masyarakat dalam membantu mewujudkan keluarga sakinah?.Bagaimana upaya tokoh masyarakat dalam membantu menyelesaikan sengketa keluarga menurut Perma No 1 Tahun 2016?.Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peran dan fungsi tokoh masyarakat dalam mewujudkan keluarga sakinah dan untuk mengetahui upaya tokoh masyarakat dalam membantu menyelesaikan sengketa keluarga menurut perma No 1 tahun 2016 di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghaslkan data deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data, menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keluarga sakinah menekankan pentingnya keharmonisan, kedamaian, serta berpegang teguh pada nilai agama dan moral dalam keluarga. Tokoh masyarakat, khususnya kepala desa, memegang peran strategis dalam menciptakan keluarga sakinah melalui fungsi kepemimpinan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan mediasi konflik rumah tangga. Mediasi nonlitigasi di tingkat desa, sebagaimana diatur dalam Perma No 1 Tahun 2016, menjadi alternatif penyelesaian konflik keluarga yang selaras dengan nilai lokal. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada itikad baik dan komitmen pihak-pihak yang bersengketa, bukan semata pada peran mediator. Meskipun begitu, mediasi ini tetap penting dalam menjaga keharmonisan dan mencegah konflik berkepanjangan di masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Dewi Iriani |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 14 May 2025 03:41 |
| Last Modified: | 14 May 2025 03:41 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32479 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
