Musyayyadah, Ulvi Rohmatul (2025) Kewajiban Ayah Biologis Terhadap Pemenuhan Hak Anak Sumbang (Inses) Perspektif Teori Hukum Progresif dan HAM Islam. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Ulvi Rohmatul M_101210196_E-thesis.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Musyayyadah, Ulvi Rohmatul 2025. Kewajiban Ayah Biologis Terhadap Pemenuhan Hak Anak Sumbang (Inses) Perspektif Teori Hukum Progresif Dan HAM Islam. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Dr. Lukman Santoso, M.H.
Kata Kunci/Keywords : Ayah Biologis, Anak Sumbang (Inses), Hak Anak
Hubungan inses adalah hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan yang masih memiliki ikatan kekelurgaan/darah yang masih sangat dekat. Baik hukum, agama, dan adat sepakat melarang terjadinya hubungan inses. Namun, secara empiris kasus inses masih sering terjadi, hingga melahirkan seorang anak. Anak sumbang (inses) yang terlahir dari hubungan inses hanya memiliki hubungan keperdataan dengan ibu dan keluarga ibunya, sehingga kewajiban dalam pemenuhan hak anak sumbang (inses) hanya diberatkan kepada ibu dan keluarga ibunya. Tentu hal ini menimbulkan ketidakadilan baik bagi si anak ataupun si ibu. Sudah seharusnya ayah biologis tetap memiliki kewajiban dalam pemenuhan hak anaknya terlepas dari status anak tersebut. Pemenuhan kewajiban ayah biologis terhadap anak sumbang (inses) tersebut dapat ditinjau dari Teori Hukum Progresif dan HAM Islam.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tinjauan Hukum Progresif dan HAM Islam terhadap akibat hukum dari anak sumbang (inses)? Bagaimana tinjauan Hukum Progresif dan HAM Islam terhadap kewajiban ayah biologis dalam pemenuhan hak anak sumbang (inses)?
Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif, pendekatan konseptual, dan pendekatan filosofis. Adapun teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan literatur berupa perundang-undangan dan literatur yang berkesinambungan dengan objek pembahasan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa ayah biologis dari anak sumbang tetap memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memenuhi hak-hak anak sumbangnya. Meskipun anak sumbang (inses) hanya memiliki status hukum keperdataan dengan ibu dan keluarganya. Namun ditinjau dari HAM Islam, kewajiban tersebut tetap memiliki batasan yakni berupa anak sumbang (inses) tidak memiliki hubungan nasab atau perwalian dengan ayah biologisnya, selain itu juga tidak memiliki hak kewarisan. Hal tersebut menunjukkan langkah progresif dalam penyelenggaran perlindungan anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Lukman Santoso |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 14 May 2025 03:46 |
| Last Modified: | 14 May 2025 03:46 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32485 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
