Khoirudin, Ahmad Mudzaqi (2025) Peran Ibu Sebagai Pedagang Pasar Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Anak: Prespektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Pagotan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
etesis jeki.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Khoirudin, Ahmad Mudzaqi. 2025. Peran Ibu Sebagai Pedagang Pasar Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Anak: Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Pagotan Kecamatan Geger Kabupaten Madiun). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Fuady Abdullah, M.A.
Kata Kunci: Peran Ibu Sebagai Pedagang Pasar, Hak-hak Anak, Kompilasi Hukum Islam.
Dalam kehidupan era modern ini, peran ibu tidak lagi terbatas pada urusan rumah tangga dan mengurus anak semata. Ibu juga termotivasi untuk turut mengambil peran dalam bekerja dan mencari nafkah. Ibu yang bekerja dituntut untuk mampu membagi peran dalam melaksanakan tanggung jawab pekerjaan maupun urusan rumah tangga, terutama dalam hal mengurus anak. Namun, keikutsertaan ibu dalam dunia kerja seringkali menimbulkan persoalan baru, yakni tidak terpenuhinya hak-hak anak.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perspektif Kompilasi Hukum Islam terhadap peran ibu sebagai pedagang dalam menghadapi persoalan pemenuhan hak pendidikan di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun? (2) Bagaimana perspektif Kompilasi Hukum Islam terhadap peran ibu sebagai pedagang dalam menghadapi persoalan pemenuhan hak kasih sayang di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun?
Untuk menjawab kedua rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam pemenuhan hak pendidikan ditinjau dari Kompilasi Hukum Islam, ibu sebagai pedagang pasar di Desa Pagotan menunjukkan dua kondisi yang berbeda. Sebagian ibu masih mampu memenuhi hak pendidikan anak, seperti Ibu QM dan Ibu FT yang dapat menghindarkan anaknya dari pergaulan buruk meskipun mereka sibuk bekerja. Hal ini dapat dikategorikan sudah sesuai dengan KHI. Berbeda halnya dengan Ibu PR, Ibu SR, dan Ibu ST yang masih kesulitan memperhatikan akhlak dan menghindarkan anak dari pergaulan buruk karena keterbatasan waktu. Kondisi ini dikategorikan belum sesuai dengan KHI. (2) Dalam pemenuhan hak kasih sayang, juga ditemukan dua kondisi berbeda. Misalnya, Ibu QM mendukung anaknya mengikuti latihan hadroh, Ibu FT mendukung anaknya mengikuti les, dan Ibu SR mendukung hobi anaknya bermain sepak bola. Ketiga ibu ini dapat dikategorikan sudah sesuai dengan KHI. Berbeda dengan Ibu PR yang hanya memberi perhatian dengan memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan Ibu ST yang meskipun membantu mengerjakan tugas anak sepulang kerja, namun tidak setiap hari karena kelelahan. Kondisi ini dikategorikan belum sesuai dengan KHI.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Fuady Abdullah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 19 May 2025 03:16 |
| Last Modified: | 19 May 2025 03:16 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32587 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
