Khaiirudin, Ahmad (2025) ..(SCAN SATU LEMBAR PENUH/GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN, PENGESAHAN, PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN KEASLIAN TULISAN, UPLOAD ULANG)..Tinjauan Ba'i Mu'athah Terhadap Praktik Jual Beli Warkop Gondel (Studi Kasus di Warkop Gondel Pasar Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Tinjauan Ba'i Mu'athah Terhadap Praktik Jual Beli Warkop Gondel.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Warkop Gondel merupakan warung yang menjual minuman kopi dan lain-lain jual belinya dilakukan dengan sistem kejujuran, warung ini telah beroperasi sejak tahun 2008 dan usahanya sudah berjalan kurang lebih selama 17 tahun. Warung ini tidak menyediakan label harga disetiap produk kopi yang disediakan dan pembeli dibebaskan untuk memilih menu yang mereka inginkan tanpa adanya seorang penjual. Setelah memesan kopi yang dipesan, pembeli diharapkan membayar kopinya di toples yang telah disediakan di warung tersebut sesuai perkiraan pribadi harga kopi yang dipesan.
Dengan Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana analisis motif jual beli di Warkop Gondel Pasar Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana tinjauan Ba’i Mu’athah terhadap motif jual beli di Warkop Gondel Pasar Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif dan studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap penjual dan pembeli di sekitar Pasar Gandu Kecamatan Mlarak.
Berdasarkan hasil penelitian di Warkop Gondel ini adalah pertama, motif jual beli di Warkop Gondel memiliki nuansa sosial atau shadaqah tetapi berlabel jual beli atau bisnis maka, jika dilihat dari sudut pandang shadaqah motif di warung tersebut sah. Sedangkan jika dilihat dari sudut pandang jual beli secara murni maka tidak sah, karena tidak adanya ijab qabul antara penjual dan pembeli serta tidak memenuhi rukun dan syarat jual beli secara umum. Kedua, Menurut teori ba’i mu’athah praktik jual beli di Warkop Gondel sah menurut sebagian ulama, seperti Mazhab Hanafi dan Maliki, karena didasarkan pada kerelaan dan kebiasaan (‘urf) masyarakat setempat. Namun, praktik ini tidak sah menurut Mazhab Syafi’i karena tidak memenuhi rukun akad seperti sighat ijab-qabul dan kejelasan harga. Dari praktik jual beli yang dijalankan di Warkop Gondel ini masih terbilang tidak ideal dalam perspektif syariah karena mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan minim pengawasan. Keabsahannya lebih merupakan bentuk toleransi berbasis ‘urf, bukan model jual beli yang sepenuhnya sesuai dengan prinsip muamalah Islam. Oleh karena itu, sistem ini perlu diarahkan agar lebih transparan dan adil, sejalan dengan nilai-nilai ideal syariah.
Kata Kunci/Keywords: Jual Beli, Warkop Gondel, Ba’i Mu’athah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Imroatul Munfaridah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 27 May 2025 02:01 |
| Last Modified: | 27 May 2025 02:01 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32835 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
