'Izudin, Achmad (2025) Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Iklan di Platform Media Sosial. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Achmad 'Izudin - 102210001 - Ethesis.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
‘Izudin, Achmad, 2025. Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Artificial Intelligence (Ai) Dalam Iklan Di Platform Media Sosial. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) ponorogo. Pembimbing: Dr. Dewi Iriani, M.H.
Kata kunci/keywords: Artificial Intelligence, penyalahgunaan, Penegakan hukum, Perlindungan Hukum
Kemajuan teknologi yang sangat pesat telah menghadirkan inovasi baru bernama Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Namun demikian tentu kemunculan AI tentu tak terpisahkan dari penyalahgunaan penggunanya salah satunya adalah deepfake di bidang periklanan. Mengingat potensi kejahatan yang dapat dilakukan melalui AI, maka diperlukan peraturan yang kuat untuk mengatur penggunaannya.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan AI dalam iklan di platfrom media sosial tanpa izin menurut Undang-undang ITE Nomor 1 Tahun 2024? Bagaimana perlindungan hukum terhadap korban penyalahgunaan AI dalam iklan di platform media sosial tanpa izin menurut Undang-undang ITE Nomor 1 Tahun 2024?
Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (libary research) dengan pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan konseptual, pendekatan studi kasus. Pendekatan perundang-undangan (statue approach) yaitu Undang-undang ITE. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penegakan hukum, teori perlindungan hukum, dan teori cybercrime untuk menganalisis penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan AI dan perlindungan hukum bagi korban penyalahgunaan AI.
Penerapan penegakan hukum Pelaku kejahatan deepfake dalam iklan penipuan dan judi online adalah pelaku dijerat Pasal 378 dan 310 KUHP, serta Pasal 27A, 35, dan 51 UU ITE. Penyalahgunaan data pribadi melalui teknologi ini juga melanggar Pasal 66 dan 68 UU PDP. dan penegakan hukum dalam kasus penyalahgunaan ai ini juga dipengaruhi oleh faktor undang-undang, penegak hukum, sarana dan fasilitas, masyarakat, dan budaya.
perlindungan hukum yang diberikan kepada korban penyalahgunaan AI di media sosial ialah korban berhak atas penghapusan data pribadi (right to erasure) dan delisting informasi dari mesin pencari, sebagaimana diatur dalam UU ITE dan PP 71/2019, serta berhak memperoleh restitusi berdasarkan UU No. 31 Tahun 2014.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Dewi Iriani |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 28 May 2025 01:26 |
| Last Modified: | 28 May 2025 01:26 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32876 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
