Putri, Nanda Marselina (2025) ___MOHON DILENGKAPI PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN YANG BERMATEREI DAN DITANDA TANGANI__Resiliensi Remaja Putri Dari Keluarga Broken Home di SMAN 1 Pulung. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
RESILIENSI REMAJA PUTRI DARI KELUARGA BROKEN HOME DI SMAN 1 PULUNG (PUBLIKASI).pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Putri, Nanda Marselina, 2025. Resiliensi Remaja Putri dari Keluarga Broken Home di SMAN 1 Pulung. Skripsi Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.
Pembimbing : Fadhilah Rahmawati, S.S, M.Si.
Kata Kunci : Resiliensi, Remaja, Broken Home
Resiliensi merupakan suatu kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk beradaptasi pada kondisi yang sulit, serta kemampuan yang dimiliki oleh individu untuk merespon trauma yang dihadapi dengan cara yang positif. Sedangkan broken home adalah suatu keadaan yang terjadi pada suatu keluarga yang disebabkan oleh perceraian, kurangnya kasih sayang, dan perginya salah satu orang tua karena bekerja. Di SMAN 1 Pulung terdapat remaja yang mengalami broken home dan remaja tersebut memiliki kemampuan resiliensi setelah mengalami keadaan tersebut.
Peneliti ingin mengetahui lebih mendalam mengenai kemampuan resiliensi yang dimiliki oleh remaja putri dari latar belakang keluarga broken home di SMAN 1 Pulung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran broken home, faktor pembentuk resiliensi dan tahapan resiliensi yang dilewati oleh remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Peneliti melibatkan tiga responden yang merupakan siswi dari SMAN 1 Pulung serta satu guru BK SMAN 1 Pulung. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini ialah ketiga responden mengalami broken home yang disebabkan oleh perginya salah satu orang tua karena bekerja, perceraian, dan meninggalnya salah satu orang tua. Faktor pembentuk resiliensi yang dimiliki oleh ketiga responden berbeda-beda dan belum dikatakan sempurna yakni, MF yang belum menguasai pengendalian impuls, empati, dan efikasi. Sedangkan L belum menguasai regulasi emosi dan empati, H belum menguasai pengendalian impuls, optimisme, dan empati. Terdapat empat tahapan resiliensi yakni mengalah, bertahan, pemulihan dan berkembang pesat yang telah dilewati oleh ketiga responden. Meskipun ketiga responden berasal dari keluarga broken home, mereka tetap menjadi siswi yang berprestasi di sekolah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Fadhilah Rahmawati |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 28 May 2025 07:47 |
| Last Modified: | 28 May 2025 07:47 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/32898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
