..(TAMBAHKAN LEMBAR KEASLIAN TULISAN BERMATERAI DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Analisis Penerapan Pasal 34 Kompilasi Hukum Islam dalam Sighat Akad Nikah (Studi Kasus Pernikahan di Desa Jetis, kec. Jetis, kab. Ponorogo)

Tyas, Ajeng Ayuning (2025) ..(TAMBAHKAN LEMBAR KEASLIAN TULISAN BERMATERAI DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Analisis Penerapan Pasal 34 Kompilasi Hukum Islam dalam Sighat Akad Nikah (Studi Kasus Pernikahan di Desa Jetis, kec. Jetis, kab. Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[thumbnail of Nakah Skripsi Ajeng Ayuning Tyas.pdf]
Preview
Text
Nakah Skripsi Ajeng Ayuning Tyas.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK
Ayuning Tyas, Ajeng. 2025. Analisis Penerapan Pasal 34 Kompilasi Hukum Islam dalam Sighat Akad Nikah (Studi Pernikahan di Desa Jetis, kec. Jetis, kab. Ponorogo). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Ahmad Junaidi, M.H.I.
Kata Kunci / Key Words: Pengertian dan Hukum Mahar, Penghulu dan Masyarakat Jetis, Kompilasi Hukum Islam pasal 34.
Pasal 34 Kompilasi Hukum Islam mengatur tentang sighat akad nikah, termasuk penyebutan mahar sebagai bagian penting dalam akad. Pemahaman naib mengenai mahar dan cara penyebutannya dalam akad nikah sangat berpengaruh terhadap keabsahan pernikahan menurut hukum Islam dan regulasi negara. Pada pernikahan yang dilangsungkan di KUA Jetis, penyebutan mahar menjadi hal yang wajib serta tidak boleh ditinggalkan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemahaman penghulu KUA Jetis, kec. Jetis, kab. Ponorogo serta masyarakatnya terhadap konsep mahar dan bagaimana tinjauan KHI terhadap pemahaman tersebut.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaiman Tinjauan Kompilasi Hukum Islam Terhadap Pemahaman Penghulu KUA Jetis Tentang Mahar dan Penyebutannya Dalam Akad Nikah? Bagaimana Tinjauan Kompilasi Hukum Islam Terhadap Pemahaman Masyarakat Desa. Jetis, Kec. Jetis, Kab. Ponorogo Tentang Mahar dan Penyebutannya Dalam Akad Nikah?.
Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif.
Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman penghulu KUA Jetis terhadap mahar dan penyebutannya sesuai dengan prinsip Kompilasi Hukum Islam, dengan menekankan pentingnya penyebutan mahar untuk menjaga kejelasan hak istri dan kesakralan akad. Sementara itu, masyarakat Desa Jetis masih memahami penyebutan mahar sebagai syarat sah nikah, dipengaruhi oleh tradisi lokal. Meskipun berbeda dengan ketentuan Pasal 34 KHI, praktik ini tetap dapat diterima sebagai bagian dari ‘urf shahih yang tidak bertentangan dengan syariat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Junaidi
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 11 Jun 2025 02:12
Last Modified: 11 Jun 2025 02:12
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33240

Actions (login required)

View Item View Item