Maziyah, Lia (2025) Manajemen Bimbingan dan Konseling Untuk Membangun Resiliensi Siswa Terhadap Bullying di SMAN 1 Kauman Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
E-THESIS_LIA MAZIYAH_206210083 FIKS .pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Salah satu fenomena yang menyita perhatian dunia
pendidikan pada saat ini adalah kekerasan di Sekolah.Seperti
yang terlihat, maraknya aksi kekerasan bullying yang dilakukan oleh siswa di Sekolah. Bullying bukan hanya sekedar perilaku negatif, akan tetapi juga dapat menyebapkan gangguan masalah emosional, dan psikosomatik. Salah satu usaha untuk menghadapi bullying secara positif yakni melalui resiliensi. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk menghadapi, memperkuat, dan mengatasi pengalaman sulit menjadi suatu adaptasi yang positif. Selain itu resiliensi memiliki hubungan yang signifikan dengan guru bimbingan konseling yang memiliki peranan penting dalam mencegah bullying di Sekolah, untuk itu diperlukan pelayanan yang efesien dan komprehensif kepada seluruh siswa dengan menggunakan berbagai keterampilan dan media yang dapat membantu kinerja guru bimbingan konseling dalam menangani bullying.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan
menjelaskkan lebih lanjut mengenai implementasi manajemen
bimbingan konseling dalam membangun resiliensi siswa
terhadap bullying di SMAN 1 Kauman Ponorogo: (2) Untuk
mengetahui dan memahami faktor penghambat dan pendukung
Manajemen Bimbingan Konseling untuk membangun resiliensi
siswa terhadap bullying di SMAN 1 Kauman Ponorogo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang terjadi SMAN 1 Kauman Ponorogo.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan
meliputi: kondensasi data, penyajian data, serta
menggambarkan dan menarik kesimpulan. Keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Perencanaan
adanya penerapan Asessment, dengan penggunaan alat bantu
IKMS (identifikasi kebutuhan dan masalah konseli), AKPD (
analisis kebutuhan peserta didik), dan angket kebutuhan peserta
didik. Kemudian adanya kerjasama dengan staff lain seperti:
kepala sekolah, guru, wali kelas dan lain sebagainnya. (2)
Penyusunan yakni dengan adanya layanan dasar, responsif, dan
layanan perencanaan individual. (3) Pelaksanaan dengan
mengadakan seminar Bullying, pemberian materi layanan
konseling, dan pengkondisian sekitar lingkungan kelas. (4)
Pengawasan dari Dinas Pendidikan sekali dalam satu semester,
sedangkan dari kepala sekolah satu bulan sekali. (5) Evaluasi dilakukan dengan melakukan perbandingan dan penilaian apakah sikap dan perilaku siswa tersebut sudah terdapat perubahan yang signifikan atau belum. (6) Faktor penghambat salah satunya kurangnya biaya, sarana prasarana yang belum memadai, ruang BK yang kurang luas, dan atap yang bocor. (7) Faktor Pendukung adanya kerja sama dengan pihak sekolah, dan komunikasi yang bai kantar guru.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Panggih Wahyu Nugroho |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 02:13 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 02:13 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33244 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
