Khairunnisa, Nabila Andiani Diah (2025) Implikasi Yuridis Terhadap Perkawinan Dengan Menggunakan Identitas Palsu (Studi Perkara Nomor 3933/Pdt.G/2023/PA.Bl Di Pengadilan Agama Blitar). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
NABILA ANDIANI DIAH KHAIRUNNISA-101180236-HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Khairunnisa, Nabila Andiani Diah, 2025. Implikasi Yuridis terhadap Perkawinan
dengan Menggunakan Identitas Palsu (Studi Perkara Nomor
3933/Pdt.G/2023/PA.Bl di Pengadilan Agama Blitar). Skripsi. Jurusan
Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Lukman Santoso, M,H.
Kata kunci/ keywords: Perkawinan, Identitas Palsu, Pembatalan Perkawinan
Perkawinan merupakan ikatan yang sah apabila memenuhi syarat dan rukun
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang
Perkawinan. Namun, dalam praktiknya, ketentuan hukum mengenai poligami
seringkali diabaikan dengan melakukan tindakan melawan hukum, seperti
pemalsuan identitas. Pemalsuan identitas dalam administrasi perkawinan
merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP dan dapat
menjadi dasar hukum untuk pembatalan perkawinan berdasarkan Pasal 22 dan
Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Perkawinan serta Pasal 73 Kompilasi Hukum
Islam. Hal ini menunjukkan bahwa hukum positif memberikan perlindungan
terhadap keabsahan suatu perkawinan dan mencegah penyalahgunaan institusi
perkawinan demi terciptanya ketertiban hukum dan keadilan dalam masyarakat.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pertimbangan
hukum hakim terhadap perkara Nomor 3933 Pdt.G/2023/PA.Bl tentang
perkawinan dengan menggunakan identitas palsu? Bagaimana implikasi yuridis
terhadap putusan perkawinan dengan menggunakan identitas palsu dalam perkara
Nomor 3933 Pdt.G/2023/PA.Bl?
Adapun penelitian ini merupakan penelitian penelitian kualitatif dengan
pendekatan studi pustaka (library research). Adapun metode penelitian dalam
penelitian ini menggunakan hukum normatif. Sedangkan teknik pengumpulan
data dengan menggunakan studi kepustakaan.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam Perkara Nomor
3933/Pdt.G/2023/PA.BL dapat dibatalkan jika terbukti mengandung unsur
penipuan, sesuai Pasal 22–23 UU Perkawinan dan Pasal 71 huruf (a) KHI.
Termohon I terbukti menikah kembali tanpa izin istri pertama dan pengadilan,
serta menyembunyikan status pernikahan sahnya, sehingga melanggar hukum
perdata, Islam, dan disiplin militer. Hakim menggunakan pendekatan normatif dan
kontekstual dengan mengedepankan asas kejujuran dan perlindungan hukum bagi
pihak yang dirugikan. Putusan ini menegaskan bahwa perkawinan dengan
identitas palsu dan tanpa izin sah dinyatakan batal demi hukum dan seluruh akibat
hukumnya dianggap tidak pernah ada. Selain memungkinkan sanksi disipliner
terhadap Termohon I sebagai anggota TNI, putusan ini memperkuat prinsip
monogami, keadilan bagi perempuan, serta perlindungan hukum terhadap anak.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Lukman Santoso |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 06:03 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 06:03 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33393 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
