PANDANGAN CALON PENGANTIN TERHADAP KONSEP CHILDFREE DITINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI KELUARGA (Studi Kasus di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo)

Umi, Fadilah (2025) PANDANGAN CALON PENGANTIN TERHADAP KONSEP CHILDFREE DITINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI KELUARGA (Studi Kasus di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[thumbnail of UMI FADILAH 101200244 HKI SKRIPSI-Publikasi E Tesis.pdf]
Preview
Text
UMI FADILAH 101200244 HKI SKRIPSI-Publikasi E Tesis.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Maraknya fenomena antara konsep Childfree ataupun masih kental dengan norma “banyak anak banyak rezeki”. Dalam hal ini perlu penggalian terkait pandangan calon pengantin terkait fenoema tersebut serta cara menyikapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana calon pengantin di desa tersebut memandang konsep Childfree, apakah menjadi pertimbangan dalam perencanaan keluarga mereka.
Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini yakni Bagaimana pandangan calon pengantin terhadap konsep Childfree dalam perencanaan keluarga sakinah mawaddah warahmah ditinjau dari perspektif sosiologi keluarga di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo? Dan Bagaimana pandangan calon pengantin terhadap konsep Childfree dalam pemeliharaan anak mempelai ditinjau dari perspektif sosiologi keluarga di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun teori yang digunakan adalah teori negosiasi dan teori tindakan komunikatif.
Adapun hasil dari penelitian yakni Calon pengantin di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo menunjukkan kecenderungan menolak konsep Childfree dalam perencanaan keluarga sakinah mawaddah warahmah. Dari perspektif sosiologi keluarga, pola Owner Property dan Head Complement tidak relevan ditemukan di lokasi ini. Sebaliknya, pola yang dominan adalah Senior-Junior Partner, di mana hubungan suami istri saling melengkapi dengan komunikasi terbuka dan diskusi dalam pengambilan keputusan, serta pola Equal Partner yang menekankan kesetaraan hak dan tanggung jawab dalam merencanakan keturunan. Dalam pemeliharaan keturunan, anak dipandang sebagai simbol keberhasilan dan kelangsungan keluarga, berfungsi tidak hanya secara biologis tetapi juga sosiologis dan ekonomi, sebagai investasi jangka panjang yang mendukung identitas keluarga yang kuat. Pandangan ini mencerminkan keyakinan bahwa memiliki anak merupakan langkah penting dalam membangun keluarga sakinah mawaddah warahmah, di mana cinta dan kasih sayang berkembang melalui kehadiran generasi penerus

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: ROOZA MEILIA ANGGRAINI
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Perpustakaan Pusat
Date Deposited: 13 Jun 2025 06:27
Last Modified: 13 Jun 2025 06:27
URI: http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33399

Actions (login required)

View Item View Item