Pratiwi, Widya (2025) Analisis Persepsi Masyarakat Mengenai Perubahan Arah Kiblat Masjid DAN Musala Di Desa Tugurejo Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo SAWOO KABUPATEN PONOROGO. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.
Preview |
Text
SKRIPSI WIDYA PRATIWI.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Pratiwi, Widya 2025. : Analisis Persepsi Masyarakat Mengenai Perubahan Arah
Kiblat Masjid Dan Mushola Di Desa Tugurejo, Kecamatan Sawoo
Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas
Syari‟ah Institit Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.
Pembimbing: Novi Fitia Maliha, M. H.I
Kata Kunci/Keywoord: Persepsi, Arah Kiblat, Perubahan
Penentuan arah kiblat yang akurat sering kali menjadi tantangan,
terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang jauh dari Kota Mekah.
Kesulitan ini semakin dirasakan di masa lalu ketika akses terhadap teknologi
modern dan data astronomis masih sangat terbatas. Pada tahun 2023, masjid dan
mushola diseluruh kecamatan Sawo kabupaten Ponorogo dilakukan pengukuran
ulang arah kiblat oleh Kantor Urusan Agama (KUA) berserta mahasiswa
praktikum dari IAIN Ponorogo, salah satunya yakni desa Tugurejo. Masjid dan
mushola di desa Tugurejo ketika dilakukan pengukuran ulang arah kiblat dengan
menggunakan teknologi modern, ditemukan adanya deviasi dari arah yang telah
lama digunakan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana analisis
persepsi masyarakat desa Tugurejo mengenai arah kiblat masjid dan mushola?.
Bagaimana analisis persepsi masyarakat desa Tugurejo mengenai perubahan arah
kiblat setelah adanya pengukuran ulang arah kiblat di masjid dan mushola desa
Tugurejo?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Sedangkan
teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan
observasi. Metode analisis yang digunakan dallam penelitian ini adalah
metode induktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa
Persepsi masyarakat terkait arah kiblat adalah syarat sah salat dan memiliki
kesadaran tinggi untuk memastikan keakuratannya, Namun, sebagian lainnya
masih bergantung pada pemahaman tradisional dan meyakini bahwa arah barat
secara mutlak merupakan arah kiblat, sebagaimana diajarkan secara turun-
temurun. Sedangkan, persepsi masyarakat mengenai perubahan arah kiblat setelah
adanya pengukuran ulang menunjukan bahwa sebagian masyarakat menerima
secara positif terhadap perubahan arah kiblat ini. Perubahan arah kiblat mereka
anggap sebagai penyempurnaan ibadah, bukan pengingkaran terhadap warisan
keagamaan sebelumnya. Namun, sebagian masyarakat lainnya masih
menunjukkan resistensi terhadap perubahan tersebut dikarenakan beberapa faktor
yang menyebabkan penolakan tersebut seperti keterbatasan pengetahuan ilmiah,
kurangnya sosialisasi, dan sikap taklid.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | NOVI FITIA MALIHA |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 08:11 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 08:11 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
